Lunasi Utang USD78,75 Juta, GJTL Tarik Kredit Sebesar Rp1,325 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Gajah Tunggal Tbk (IDX: GJTL) telah menarik fasilitas kredit senilai Rp1,325 triliun dari sindikasi perbankan pimpinan PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) pada tanggal 30 Maret 2021.

Mengutip keterangan resmi emiten ban itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/4/2021) bahwa pinjaman itu digunakan langsung untuk membayar utang sindikasi perbankan pimpinan PT Bank QNB Indonesia Tbk (IDX: BKSW) senilai USD78,75 Juta dan Rp200,3 miliar yang akan jatuh tempo tahun 2022.

Perseroan berharap, dengan penarikan fasilitas kredit dengan tenor tujuh tahun ini akan membantu likuiditas dan meredam pegerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

Pada akhirnya, akan meningkatkan kinerja perseroan terutama laba rugi perseroan.

Sebelumnya, perseroan akan menerbitkan surat utang senilai USD270 juta, yang akan dicatatkan di bursa Singapura- SGX-ST.

Dana hasil penerbitkan surat utang ini akan digunakan untuk pembiayaan ulang surat utang yang akan jatuh tempo tanggal 10 Agustus 2022.

Mengutip keterangan prospektus emiten produsen ban itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (09/2/2021), disebutkan bahwa surat utang setara dengan Rp4,02 triliun itu ditawarkan dengan bunga 9 persen dan akan jatuh tempo pada tahun 2026.