Kementan Sosialisasikan Pupuk Bersubsidi Kepada Petani di Jawa Timur

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sosialisasi pupuk bersubsidi kepada petani di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pupuk bersubsidi merupakan bantuan dari pemerintah agar petani meningkatkan produktivitas dan diharapkan sosialisasi distribusi pupuk ini akan membuat distribusi dan pemanfaatan pupuk bersubsidi lebih maksimal.

"Pemerintah akan selalu mengupayakan agar ketahanan pangan bisa terjaga. Salah satu cara yang diupayakan pemerintah melalui pupuk bersubsidi. Oleh karena itu, pendistribusian pupuk subsidi harus dikawal bersama-sama," kata Mentan Syahrul, melalui siaran pers, Kamis, (11/3/2021).

Sementara itu, dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan menggunakan prinsip 6 Tepat (6 T).

"Prinsip distribusi pupuk subsidi yang diterapkan adalah 6T alias 6 Tepat, yaitu tepat jenis, tepat mutu, tepat jumlah, tepat tempat, tepat waktu, tepat harga, dan tepat sasaran," ucapnya.

Tak hanya untuk meningkatkan produksi pangan dan komoditas pertanian, menurut Sarwo Edhy, pupuk bersubsidi diharapkan bisa berdampak pada peningkatan produktivitas.

"Juga untuk melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk," pungkasnya.