Laba BPTN Turun 31,9 Persen di Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank BTPN Tbk (IDX: BTPN) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,749 triliun pada akhir tahun 2020, atau turun 31,99 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp2,572 triliun.

Sehingga, laba per saham dasar turun menjadi senilai Rp217 dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp327.

Data itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten bank itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/2/2021).

Jelasnya, total pendapatan bunga bersih sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp10,624 triliun, atau turun 3,3 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp10,991 triliun.

Sedangkan beban operasional sebesar Rp7,99 triliun, atau naik 14,96 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp6,95 triliun. Sehingga, laba operasional turun 34,73 persen menjadi sebesar Rp2,63 triliun.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp100,6 triliun, atau tumbuh 15,8 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp86,8 triliun.

Tapi, total kredit tercatat sebesar Rp126,68 triliun, atau turun 4,5 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp132,76 triliun,

Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp183,16 triliun, atau tumbuh 0,84 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp181,63 triliun.

Selain itu, perseroan juga mencatat rasio pemodalan atau KPMM sebesar 25,19 persen, NPL Gross 1,15 persen, NPL Nett 0,53 persen, ROA 1,01 persen, ROE 5,68 persen, dan NIM 4,44 persen.