Perkuat Industri Besi dan Baja, Krakatau Steel Siap Cetak Laba Bersih Lebih Tinggi

foto: dok. Krakatau Steel

Pasardana.id - Dampak negatif pandemi Covid-19 mendorong berbagai perusahaan untuk berinovasi agar tetap bisa bertahan. Tak terkecuali bagi BUMN besi baja di Indonesia, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (IDX: KRAS). 

Hal ini dibuktikan Krakatau Steel dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp326 miliar pada tahun 2020.

Padahal, sejak 2012 secara berturut-turut perusahaan pelat merah itu selalu merugi.

Direktur Komersial Krakatau Steel, Melati Sarnita mengatakan, perseroan merupakan BUMN satu-satunya di bidang baja nasional, yang berada di posisi terbaik untuk mendukung pertahanan negara dan pembangunan Nasional. 

"Tentu pencapaian ini tidaklah mudah, Krakatau Steel butuh waktu 51 tahun untuk membangun jaringan infrastruktur dan bisnis supporting yang terintegrasi di Cilegon dan di seluruh Indonesia dengan portofolio bisnis yang lengkap," ujar Melati pada Selasa (14/12/2021).

Melati menambahkan, saat ini, Krakatau Steel merupakan market leader No. 1 di Indonesia yang menguasai lebih dari 48% total dari pangsa pasar dalam negeri untuk Hot Rolled Coil . 

Selain itu, Krakatau Steel mencapai business excellence dengan memanfaatkan klaster industri baja di Cilegon dari baja hilir dan support.

"Saat ini, kapasitas kami juga sudah mencapai 6,9 ton yang terintegrasi di seluruh value chain. Kami telah melakukan restrukturisasi keuangan, restrukturisasi organisasi hingga transformasi bisnis untuk bisa melakukan pencapaian bisnis yang lebih baik tahun depan," ungkap Melati.

Ia juga menambahkan, baru saja Krakatau Steel meluncurkan platform marketplace khusus baja beserta turunannya yaitu KRASmart untuk membudahkan pembeli membeli baja dengan standar dan layanan yang baik. 

"Kita melihat potensi dan juga memanfaatkan teknologi digital untuk membuka pasar baru dan penetrasi pasar produk-produk hilirisasi. Dengan KRASmart ini harapannya akan memperbaiki pemasaran lebih efisien waktu dan membangun brand awareness dan memudahkan konsumen," kata Melati.

Terakhir, Melati mengatakan, inovasi bisnis seperti KRASmart merupakan wujud keseriusan krakatau steel dalam menyambut era digitalisasi untuk memperbaiki aspek penjualan hingga aspek keuangan.

Melati juga yakin, dengan transformasi yang terus dilakukan Krakatau Steel akan semakin sehat, semakin efisien, sehingga semakin kompetitif dalam memperkuat industri besi dan baja nasional.