AS Tolak Produk dari Xinjiang

foto: istimewa

Pasardana.id - Pemerintah Amerika Serikat telah melarang masuknya produk pakaian, suku cadang computer, dan lainnya yang berasal dari beberapa lokasi di Provinsi Xinjiang, Tiongkok.

Seperti dilansir BBC News, Senin (14/9/2020), pelarangan yang dilakukan merupakan bentuk tekanan AS terhadap Tiongkok terkait persekusi umat muslim Uighur di Xinjiang.

Pemerintah AS menyebut Xinjiang menjadi lokasi beberapa kamp kerja paksa, dengan sekitar 1 juta warga Xinjiang telah menjalani penahanan di kamp-kamp tersebut.

Tiongkok memproduksi kebutuhan 20 persen katun global, dengan sebagian besar produk katun tersebut berasal dari Xinjiang.

Sebelumnya pada awal bulan ini, perusahaan media massa dan hiburan Walt Disney mendapat kecaman publik akibat melakukan syuting beberapa adegan film “Mulan” di Xinjiang.