BI Berencana Tambah Jam Operasional, BEI Pertahankan Jam perdagangan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) belum memutuskan untuk menambah jam perdagangan bursa, padahal Bank Indonesia (BI) akan menambah jam perdagangan mulai tanggal 18 Agustus 2020.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo mengatakan, belum berencana menambah jam perdagangan bursa mengikuti jam operasioanal kliring Bank Indonesia.

“Akan tetap seperti saat ini (sesi I pukul 09.00-11.30 dan 13.30.15.00),” ujar dia, Kamis (13/8/2020).

Hanya saja, lanjut dia, BEI tengah melakukan jajak pendapat mengenai jam perdagangan kepada seluruh Anggota Bursa. Hal itu untuk menentukan kebijakan tentang jam perdagangan.

“Untuk melihat bagaimana kondisi para AB untuk menambah wawasan pengambilan keputusan,” kata dia.

Sementara itu, Anggota Komite Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Octavianus Budiyanto meminta BEI mempertimbangkan penambahan jam perdagangan hingga mendekati jam perdagangan normal.

“Pada dasarnya, perubahan jam perdagangan agar karyawan AB tidak terjebak dikeramaian karena kerjanya bersamaan dengan kantor pada umumnya,” kata Octavianus.

Ia menambahkan, saat ini jumlah yang terjangkit Covid-19 masih terus meningkat sehingga sangat riskan jika jam perdagangan kembali seperti sediakala.

“Tapi kalau hanya sesi pertama kembali normal yakni pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, saya setuju,” kata dia.

Untuk diketahui, Bank Indonesia akan menambah jam operasional layanan antara 30 menit hingga 60 menit.