Anak Usaha Raih Penghargaan Dari Microsoft, MTDL Berharap Kinerja Stabil

foto: doc Metrodata

Pasardana.id - PT Mitra Integrasi Informatika (MII), anak perusahaan PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) untuk unit bisnis Solusi, baru saja memenangkan penghargaan tertinggi dari Microsoft sebagai “Indonesia 2020 Microsoft Partner of the Year Award” untuk kategori penyedia solusi dan layanan yang paling menonjol di Indonesia.

MII berhasil mendapatkan penghargaan tertinggi sebagai mitra global Microsoft melalui keunggulannya dalam inovasi dan penerapan terhadap pelanggan yang berbasis teknologi Microsoft.

Secara keseluruhan, ada lebih dari 3.300 nominasi untuk Partner of the Year Awards pada tahun ini yang diikuti lebih dari 100 negara dalam 49 kategori penghargaan.

Presiden Direktur MII Sjafril Effendy yang juga merupakan Direktur Metrodata mengungkapkan, MII adalah salah satu System Integrator terbesar di Indonesia.

“Kami terus mendorong transformasi digital bersama Microsoft dan memberdayakan para pelanggan kami untuk mencapai manfaat bisnis digital dengan lebih cepat dan dengan dampak bisnis yang lebih besar,” ungkap Sjafril, Rabu (15/7/2020).

Sjafril melanjutkan, pihaknya siap untuk menghadapi tahun-tahun mendatang dengan semangat baru dan Microsoft bersama MII memberdayakan semua pelanggan untuk mencapai lebih banyak.

Atas pencapaian tersebut, Metrodata sebagai perusahaan induk berharap kinerja Perseroan Kuartal II-2020 bisa tetap stabil dengan kontribusi dari unit bisnis solusi serta seiring dengan meningkatnya permintaan akan produk, layanan, dan infrastruktur IT dari pelanggan korporasi untuk memampukan para karyawan dapat efektif bekerja dari rumah.

Dengan semakin banyak perusahaan yang membutuhkan layanan terkait transformasi digital, prospek penyewaan alat-alat IT kepada perusahaan Oil & Gas serta E-Commerce mengalami peningkatan pesat.

”Hal ini menyebabkan Perseroan menaikan anggaran belanja modal dari yang sebelumnya Rp260 miliar menjadi Rp450 miliar. Di mana Rp440 miliar dialokasikan untuk pendanaan alat-alat TIK yang disewakan, sedangkan sisanya Rp10 miliar dianggarkan untuk upgrade internal system TIK Perseroan,” jelas Presiden Direktur Metrodata Susanto Djaja.

Untuk sumber pendanaan Capex MTDL sebagian besar berasal dari dana internal Perseroan.

“Di tahun 2020 ini, 70%-80% sumber pendanaan Capex dilakukan dengan modal sendiri dan 20%-30% dari pinjaman Bank. Kami ingin memaksimalkan return daripada modal kepada seluruh stakeholder termasuk pemegang saham,” tutup Susanto.