Pendapatan Turun, TPIA Rugi USD17,6 Juta Di Kuartal I 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIAmencatatkan Rugi Bersih USD17 juta pada kuartal I 2020, sedangkan di kuartal I 2019 mencatatkan laba bersih USD17,6 juta.

Direktur Perseroan, Suryandi menjelaskan, kinerja ini terutama disebabkan oleh margin yang terkompresi sebesar USD78 juta dan penuruanan Pendapatan Bersih sebesar 13,7% menjadi USD476.8 juta dari USD552.2 juta di kuartal I 2019, sebagai akibat dari harga penjualan rata-rata produk yang lebih rendah terutama untuk Olefins dan Polyolefins dengan volume penjualan yang relatif stabil. 

“Beban Pokok Pendapatan tetap stabil sebesar USD493.4 juta dari USD490.3 juta di Q1 2019 sebagian besar disebabkan oleh volume bahan baku yang lebih tinggi sebagai akibat dari peningkatan kapasitas produksi dan diimbangi oleh penurunan harga Naphtha menjadi rata-rata USD521/MT dari USD533/MT di Q1 2019,“ papar dia dalam siaran pers, Jumat (05/6/2020).

Ia menambahkan, kinerja kuartal I 2020 dibentuk oleh lingkungan makro yang menantang, margin petrokimia yang ketat, dan pelemahan permintaan terutama di pasar domestik China karena pandemi Covid-19.

“Untuk itu, kami mengelola dan menavigasi ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Chandra Asri berfokus pada tiga imperatif strategis utama, yaitu (1) Kelangsungan Bisnis, (2) Keunggulan Operasional, dan (3) Ketahanan Keuangan,” kata dia.  

Terlebih, lanjutnya, dengan posisi neraca yang kuat dan likuiditas sebesar USD880 juta per 31 Maret 2020, termasuk USD624 juta kas dan setara kas, Chandra Asri berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi krisis.