ADHI Rencanakan Aksi Korporasi Untuk Pertahankan Kepemilikan Pemerintah RI Sebagai Pengendali

Pasardana.id

Pasardana.id-PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengungkapkan, pembangunan infrastruktur yang saat ini dilakukan secara massif merupakan sebuah langkah Pemerintah untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, ketersediaan infrastruktur yang memadai merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung pembangunan nasional untuk meningkatkan perekonomian dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam persaingan global.

"ADHI merencanakan beberapa investasi dalam bidang infrastruktur. Kegiatan investasi ini dicanangkan, tidak hanya sebagai bentuk pengembangan peluang bisnis ADHI, tetapi juga sebagai partisipasi pada program Pemerintah yang berfokus ada pembangunan infrastruktur nasional dan investasi sebagai pembuka kesempatan," beber Parwanto Noegroho, Corporate Secretary PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (20/2).

Dia menambahkan, rencana pengembangan proyek-proyek investasi tersebut akan membutuhkan ekuitas sebesar Rp6 triliun. Untuk memenuhi pendanaan tersebut, ADHI berencana untuk melakukan penambahan ekuitas dengan Skema Rights Issue.

Dalam rangka mempertahankan kepemilikan saham Pemerintah RI sebagai pengendali, maka ADHI telah mengajukan permohonan PMN sebesar Rp3 trilliun untuk tahun Anggaran 2021 dan Rp2,9 trilliun berasal dari Dana Publik.

 

Sekadar informasi dari beberapa rencana proyek investasi, ADHI merupakan pemrakarsa dari beberapa proyek di antaranya:

1. Jalan Tol Solo-Yogyakarta
2. Jalan Tol Solo-Bawen
3. Jalan Tol 6 Ruas Dalam Kota Jakarta
4. Jalan Tol JORR Elevated
5. Prasarana Kereta Api Loop Line Jakarta
6. Pengadaan Air Bersih dari Bendungan Karian untuk Jakarta Barat dan Tangerang
Selatan
7. Pengolahan Limbah