Libatkan Telkom dan Bio Farma, Erick Thohir : 75 Juta Orang Akan Jalani Vaksin Mandiri

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyatakan, sebanyak 75 juta orang dapat menjalani program vaksin mandiri.

Angka itu setara dengan 160 juta dosis vaksin.

Erick menjelaskan, pengadaan dan penyaluran 160 juta dosis vaksin ini akan melibatkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT Bio Farma (Persero).

"Kemarin pemerintah sudah menugaskan Kementerian BUMN nanti untuk membantu vaksin mandiri itu kurang lebih untuk 75 juta jiwa, atau sekitar 160 juta lebih dosis," kata Erick dalam diskusi virtual, Rabu, (18/11/2020).

Dirinya juga mengungkapkan alasan pihaknya menggandeng Telkomsel dalam proses vaksinasi ini.

Alasannya, karena dalam proses vaksin mandiri dan vaksin bantuan pemerintah, pihaknya akan menggunakan satu sistem IT tertentu. 

"Yang menarik hari ini, kenapa saya mengajak satu perwakilan dari Biofarma dan Telkom, karena kita melihat vaksin mandiri ini, kita ingin mempersiapkan sedetail mungkin dan sebaik mungkin. Di mana, sistem ini dibangun antara Telkom dan Biofarma karena menjaga proses kehati-hatian dan transparansi dan juga memastikan dengan adanya vaksinasi itu sendiri," kata dia.

Dalam proses ini, Kementerian BUMN juga menggandeng TNI, Polri, BPJS Kesehatan, BPJS ketenagakerjaan.

Bahkan, pihak Kementerian BUMN juga berkoordinasi dengan Kominfo, Dukcapil, dan Kemendagri, dan pihak terkait dalam mengembangkan sistem tersebut.

"Kami sedang mempersiapkan satu sistem yang di mana sistem ini akan dipaparkan hari ini, tidak lain untuk mendukung vaksin mandiri dan vaksin bantuan pemerintah," kata dia.