BEI Beri Relaksasi Batas Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Emiten

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan beberapa relaksasi bagi pemenuhan kewajiban Perusahaan Tercatat dan Penerbit dalam Peraturan Bursa bagi para emiten atau perusahaan tercatat.

Melansir siaran pers yang dirilis BEI, Jumat (16/10), disebutkan bahwa kebijakan yang dirilis dalam rangka mendukung penerapan adaptasi kebiasaan baru agar pelaku usaha serta masyarakat tetap produktif dan aman dari penularan COVID-19 itu, meliputi;

Pertama, perpanjangan batas waktu penyampaian, yakni terhadap Laporan Keuangan tahunan, Laporan Tahunan, dan Laporan Keuangan triwulan I-2020. Dan bagi Perusahaan Tercatat dan Penerbit melalui SPE-IDXnet, yaitu selama 2 bulan dari batas waktu penyampaian laporan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bursa.

Kedua, perpanjangan batas waktu penyampaian, yakni untuk Laporan Keuangan tengah tahunan dan Laporan Keuangan triwulan III-2020. Yaitu bagi Perusahaan Tercatat dan Penerbit melalui SPE-IDXnet, yaitu selama 1 bulan dari batas waktu penyampaian laporan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bursa.

Ketiga, sehubungan dengan perpanjangan batas waktu sebagaimana dimaksud pada angka ‘pertama’ dan ‘kedua’ itu, maka BEI menyesuaikan pengenaan notasi khusus “L” bagi Perusahaan Tercatat.

Keempat, dalam hal terdapat ketentuan lembaga/instansi pengawas masing-masing industri dari Perusahaan Tercatat dan Penerbit yang mengatur penyampaian laporan lebih awal dari yang ditentukan oleh Bursa sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan 2, maka laporan wajib disampaikan ke Bursa berdasarkan ketentuan penyampaian laporan yang paling cepat berlaku bagi Perusahaan Tercatat dan Penerbit tersebut.

“Relaksasi ini dituangkan dalam Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00089/BEI/10-2020 tanggal 15 Oktober 2020 perihal Relaksasi Batas Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Dan Laporan Tahunan yang diberlakukan mulai 15 Oktober 2020 sampai dengan batas waktu yang akan ditetapkan kemudian,” ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono.