ABBA, INAF, BEKS, Hingga MEDC Masuk 90 Emiten Yang Kena Peringatan Tertulis

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memperpanjang batas waktu penyampaian laporan keuangan kuartal I 2020 hingga akhir Juni 2020.

Sayangnya, dari sebanyak 677 perusahaan tercatat, masih ada 90 emiten yang lalai menyampaikan kewajiban tersebut tepat pada waktunya.

Berdasarkan pengumuman BEI pada tanggal 8 Juli 2020, bahwa emiten yang terlambat menyampaikan laporan keuangan tanpa audit kuartal I 2020 itu telah mendapatkan Peringatan Tertulis I.

“Ketentuan II.6.1. Peraturan Nomor I-H: Tentang Sanksi, Bursa memberikan Peringatan Tertulis I, atas keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan sampai 30 (tiga puluh) hari kalender terhitung sejak lampaunya batas waktu penyampaian Laporan Keuangan,” demikian kutipan pengumunan tersebut.

Adapun emiten yang mendapatkan sanksi tersebut, adalah; ABBA, AGAR, AISA, AKKU, ARGO, ARMY, ARTI, ASRI, ATIC, AYLS, BCIP, BEEF, BEKS, BLUE, BOSS, BTEL, CMPP, CNKO, COWL, CPRO, CTTH, DART, DEAL, DPUM, ECII, ELTY, ENVY, ESTA, ETWA, FINN, FORZ, GDYR, GLOB, GOLL, GREN, GSMF, GTBO, HDTX, HOME, IATA, IBFN, IFSH, INAF, INCF, INTA, JAST, JGLE, JSKY, KARW, KBRI, KJEN, KPAL, KRAH, LAND, LCGP, LMAS, LPIN, LRNA, MABA, MAMI, MASA, MDRN, MEDC, MRAT, MTRA, MYRX, NIPS, NUSA, PCAR, POLI, POLL, PRAS, PTWP, PURE, RIMO, SIMA, SKYB, SUGI, TELE, TGRA, TIRA, TOPS, TRAM, TRIL, TRIO, UNSP, VIVA, WOWS, ZBRA dan ZINC.