ANALIS MARKET (30/7/2019) : Rupiah Berpotensi Melemah Menuju Kisaran Antara Rp.14.030 - Rp.14.050 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, ada potensi indeks di bursa Asia akan terkoreksi hari ini, Selasa (30/7/2019), terlihat dari sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ‘merah’ ditambah dengan sentimen koreksi dari hampir semua bursa global semalam walaupun harga minyak mentah dibuka naik pagi ini.

Sementara mata uang Asia, Yen dan Sin dolar pagi ini dibuka melemah terhadap USDolar.

“Kondisi ini bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.14.030 - Rp.14.050 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Selasa (30/7/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti penjualan SBR 007 yang tercatat sebesar Rp.3,22 triliun, atau naik dibandingkan SBR006 yang mencapai Rp.2,2 triliun. Kenaikan ini karena kupon yang diberikan masih menarik, yaitu 7,5% dengan patokan suku bunga acuan BI 7DRR ditambah spread 150 bps.

Per 17 Juli, posisi kepemilikan individu pada SBN tercatat sebesar Rp.75,67 triliun atau mencapai 2,97% dari total outstanding SBN sebesar Rp.2.551,27 triliun. Pemerintah masih akan menarik dana individu dari penerbitan obligasi ritel ini. 

Sementara itu, Investor menunggu kepastian turunnya suku bunga The Fed pada pertemuan FOMC 30-31 Juli waktu AS, walaupun kemungkinan penurunannya hampir dapat dipastikan sebesar 25 bps sehingga menjadi 2% - 2,25%.

Adapun harga minyak mentah naik merespon potensi penurunan tersebut. Indeks Dow juga naik walaupun indeks di bursa AS lainnya masih terkoreksi.