Lepas 962,6 Juta Saham Rights Issue, GOLD Akan Raup Rp212,75 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu ( HMETD) atau rights Issue.

Rencananya, emiten menara telekomunikasi itu akan melepas sebanyak 962.676.000 lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp221 persaham, sehingga perseroan akan meraup dana senilai Rp212,751 miliar.

Hal itu terungkap dalam keterbukaan informasi perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (7/5/2019).

Dalam keterbukaan informasi tersebut terungkap, bahwa setiap pemegang 100 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Juni 2019 pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 306 saham rights issue, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 satu saham Baru.

Sementara itu, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) selaku pemegang saham pengendali (PSP), pada tanggal 02 Mei 2019 telah menyatakan berkomitmen untuk melaksanakan sebanyak 476.330.959 saham rights issue dan akan mengalihkan sejumlah 62.978.894 saham rights issue miliknya kepada ACP, MSM, Scavino dan SPS.

Selanjutnya, dana hasil rights issue akan digunakan untuk penyertaan modal pada anak usaha PT PKP sebesar Rp138,5 miliar. Seterusnya, dana itu akan digunakan oleh PKP untuk keperluan belanja modal sebesar Rp103,5 miliar dan pelunasan utang bank sebesar Rp35 miliar.

Adapun sebesar Rp63,5 miliar dana hasil rights issue akan digunakan untuk pelunasan utang dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Meski demikian, aksi korporasi ini harus mendapatkan penyataan efektif dari OJK pada tanggal 18 Juni 2019, pencatatan untuk memperoleh HMETD tanggal 28 Juni 2019, perdagangan saham HMETD tanggal 26 Juni 2019, dan tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD pada tanggal 1 Agustus 2019,