Kospi Naik 2,61 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 2,61 poin, atau sekitar 0,13 persen, dari sesi sebelumnya pada Senin (6/3/2017), menjadi 2.081,36. Volume perdagangan moderat sejumlah 392 juta saham yang bernilai 4,56 triliun won, atau sekitar US$3,94 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 436 berbanding 364.

Seperti dilansir Yonhap News, pasar saham dibuka turun dengan pengaruh kekhawatiran retaliasi Tiongkok terhadap keputusan pemerintah Korsel untuk menggunakan sistem pertahanan peluru kendali dari AS.

Pemerintah Korsel dan AS berulangkali sistem pertahanan peluru kendali ditujukan sebagai bentuk pertahanan terhadap Korea Utara. Namun pemerintah Tiongkok dengan tegas menyatakan penolakan atas penggunaan sistem pertahanan peluru kendali tersebut, karena berasumsi sistem tersebut juga dapat digunakan untuk memata-matai perkembangan militer di Negeri Panda.

Selain itu pelemahan angka indeks pada awal perdagangan juga disebabkan mencuatnya kekhawatiran akan peningkatan suku bunga di Amerika Serikat, setelah pimpinan Federal Reserve AS Janet Yellen mengindikasikan peningkatan suku bunga The Fed akan berlangsung dalam waktu dekat.  

“Perkiraan peningkatan suku bunga di AS terjadi bulan ini membuat sentiment pasar melemah. Namun meningkatnya saham Samsung dan SK Hynix membuat Kospi berakhir di teritori positif," ungkap Kim Yu-Geom, analis Cape Securities.

Saham Samsung Electronics naik 1,16 persen mencapai level rekor tertinggi hari ini. Namun saham Samsung C&T, perusahaan holding secara de facto untuk Samsung Group, merosot 1,65 persen.

Saham SK Hynix melonjak naik 4,78 persen dengan ekspektasi peningkatan pendapatan. Saham Hyundai Motor meningkat 2,11 persen, sedangkan saham Kia Motors naik 0,14 persen. Saham Posco meningkat 0,35 persen dan saham Amore Pacific menguat 3,38 persen.

Saham yang berafiliasi dengan Lotte Group terus turun setelah grup perusahaan tersebut sepakat untuk menyerahkan padang gol di kawasan tenggara kota Seongju untuk pembangunan sistem pertahanan peluru kendali AS, THAAD. Saham Lotte Shopping turun 0,47 persen akibatnya.

Saham Hanjin Shipping ditutup dengan harga 12 won dalam sesi perdagangan terakhirnya di bursa Korea, anjlok 68,42 persen. Perusahaan pelayaran yang dahulu sempat menjadi nomer satu di Korsel tersebut telah menyatakan bangkrut pada 17 Februari lalu.

Dalam pasar uang, nilai tukar dolar AS terhadap won mencapai 1.158 won per dolar AS, naik1,90 won dari sesi sebelumnya.