Wall Street dan Bursa Eropa Melemah Setelah Tillerson Dipecat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street mengalami pelemahan pada Selasa (13/3/2018) setelah pasar terpengaruh kabar pemecatan Rex Tillerson dari jabatan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat oleh Presiden AS Donald Trump. Jabatan Menlu AS selanjutnya akan dipegang oleh Mike Pompeo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur CIA.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 171,58 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 25.007,,03. Indeks S&P 500 melemah 17,71 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 2.765,31. Indeks komposit Nasdaq anjlok 77,31 poin, atau sekitar 1,02 persen, menjadi 7.511,01.

Sektor teknologi memimpin pelemahan yang terjadi di Wall Street. Saham Microsoft Corporation, Facebook Inc, dan saham Alphabet Inc melemah antara 1,5 persen sampai 2,4 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange meningkat seiring pelemahan dolar AS yang terjadi setelah Tillerson dipecat. Harga emas untuk pengiriman April 2018 naik 0,5 persen menjadi US$1.327,10 per ons. Indeks dolar AS turun 0,2 persen menjadi 89,694.

Bursa saham Eropa juga mengalami pelemahan terpengaruh kabar pemecatan Tillerson, dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1 persen pada Selasa.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 75,98 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 7.138,78. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun tajam 197,36 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 12.221,03.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 35,80 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 9.691,70. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 33,92 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 5.242,79.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling menguat 0,55 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3982 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1277 euro per pound.