ANALIS MARKET (09/11/2018) : Pasar Obligasi Masih Berpotensi Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pagi ini pasar obligasi diperkirakan akan dibuka bervariasi, meskipun ada potensi penguatan disana.

Menurut analis Kiwoom Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, potensi penguatan ini datang dari hasil FOMC meeting yang masih mempertahankan tingkat suku bunga seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya.

“Namun yang menarik adalah, pernyataan kali ini terdengar seperti ‘biasa’ saja, bahkan cenderung menutupi arah pergerakan selanjutnya. The Fed tetap akan sesuai dengan rencana sebelumnya untuk kenaikkan pada bulan December 2018 nanti, dan pada akhirnya pejabat The Fed akan memberikan informasi lanjutan pada bulan December nanti terkait kenaikkan tingkat suku bunga pada tahun 2019,” terang Nico dalam laporan riset yang dirilis Jumat (09/11/2018).

Selain itu, lanjut Nico, sebelumnya mereka sempat mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan sedang berada tumbuh kuat, namun saat ini mereka memakai kata kata moderate.

Selain itu, pada bulan December nanti, The Fed juga akan melakukan penyesuaian untuk cadangan berlebih (IOER), sehingga tingkat suku bunga The Fed yang efektif akan kembali ke titik tengah pada kisaran targetnya.

“Menyikapi beberapa factor tersebut diatas, kami merekomendasikan hold hingga berpotensi jual hari ini,” ujar Nico.

Sementara itu, diperdagangan obligasi kemarin (08/11), total transaksi meningkat, namun total frekuensi turun dibandingkan hari sebelumnya ditengah tengah masih terjadinya kenaikkan harga obligasi kemarin. 

Total transaksi didominasi oleh obligasi berdurasi 10 – 15 tahun, diikuti dengan 1 – 3 tahun dan <1 tahun. Sisanya merata disemua tenor hingga yang berdurasi 20 tahun. Durasi > 20 tahun juga cukup aktif ditransaksikan namun tidak banyak.

“Pasar obligasi masih menguat meskipun sudah tidak banyak, terdorong oleh penguatan Rupiah yang terus bertahan, meskipun sebagian besar memilih untuk menanti hasil dari FOMC meeting kemarin,” tandas Nico.