Kelak, Penyertaan RDPT Investasi Khusus Mulai Rp1 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengatur ulang pedoman penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Salah satu hal yang terbaru, regulator pasar modal akan membuka kesempatan bagi manajer investasi untuk menerbitkan RDPT investasi khusus.

Hal itu tertulis dalam rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas, yang diunggah pada laman Otoritas Jasa Keuangan, Rabu (03/10/2018).

Dalam rancangan itu, RDPT Investasi Khusus dapat ditawarkan melalui penawaran terbatas atau penawaran umum kepada profesional, dengan minimal unit penyertaan Rp1 miliar atau menggunakan denominasi uang asing setara Rp1 miliar.

Selanjutnya, dana RPDT Investasi khusus tersebut dapat diinvestasikan pada efek dalam negeri seperti Efek Beragun Aset, Dana Investasi Real Estat, Dana Investasi Infrastruktur, Instrumen pasar uang, Deposito, efek derivatif, efek derivatif atas mata uang atau suku bunga dalam rangka lindung nilai, dan instrumen keuangan lain.

Bahkan, RDPT Investasi Khusus dapat diinvestasikan pada efek yang diterbitkan di luar negeri. Tapi efek tersebut telah memperoleh pernyataan efektif, ijin dan persetujuan dari regulator asing dan diperdagangkan di bursa efek luar negeri.

Namun, OJK akan membatasi 70% Nilai Aktiva Bersih (NAB) harus diinvestasikan pada efek dalam negeri dan 30% efek luar negeri.

.