Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Alphabet dan Amazon

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (26/10/2018) dipicu anjloknya saham Alphabet, yang merupakan perusahaan induk Google, dan Amazon.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, merosot 296,24 poin, atau sekitar 1,19 persen, menjadi 24.688,31. Indeks S&P 500 anjlok 1,72 persen, menjadi 2.658,69. Indeks komposit Nasdaq terjun 151,12 poin, atau sekitar 2,07 persen, menjadi 7.167,21.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing anjlok 3 persen, 4 persen, dan 3,8 persen.

Saham Alphabet merosot 1,80 persen dan saham Amazon terjun 7,82 persen pada Jumat, meneruskan penurunan tajam yang mulai berlangsung pada sesi perdagangan after-hours Kamis (25/10/2018).

Saham Alphabet merosot setelah melaporkan pendapatan pada kuartal III 2018 yang tidak mencapai perkiraan, memunculkan kekhawatiran bahwa aturan ketat regulator dan ketatnya kompetisi akan memperlambat pertumbuhan Google. Saham Alphabet sempat anjlok 5,60 persen sebelum berakhir dengan penurunan 1,80 persen.

Sedangkan saham Amazon mengalami penurunan harian tercuram sejak Oktober 2014 akibat tidak mencapai penjualan seperti estimasi sebelumnya pada kuartal III 2018 dan memperkirakan tingkat penjualan yang rendah pada kuartal akhir tahun ini.

Saham Facebook, Apple, dan Netflix juga melemah pada Jumat, dengan penurunan masing-masing sebesar 3,70 persen, 1,59 persen, dan 4,17 persen. Indeks diskresioner S&P 500 anjlok 3,6 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik setelah para investor mengalihkan dana yang dimiliki dari pasar saham yang terpuruk. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 meningkat US$3,40, atau sekitar 0,28 persen, menjadi US$1.235,80. Peningkatan harga emas berjangka juga didukung pelemahan dolar AS, dengan indeks dolar AS turun 0,3 persen.

Pelemahan juga melanda bursa saham Eropa pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,2 persen, seiring sentimen negatif yang meliputi pasar modal global.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 64,54 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 6.939,56. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 106,50 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 11.200,62.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 54,80 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 8.730,40. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, anjlok 64,92 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 4.967,37.

Nilai tukar pound terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2824 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1266 euro per pound.