Rentetan Torehan Rekor Dow Jones Terhenti

foto: istimewa

Pasardana.id - Rentetan torehan angka penutupan rekor tertinggi indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, terhenti pada Selasa (28/2/2017). Seperti diwartakan Xinhua, indeks Dow Jones turun 25,20 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 20.812,24. Sebelumnya indeks Dow Jones sempat terus menguat dan mencatatkan angka penutupan tertinggi baru selama 12 sesi beruntun.

Dua indeks utama lainnya perdagangan saham di Wall Street, S&P 500 dan komposit Nasdaq, juga turun pada Selasa. Indeks S&P 500 melemah 6,11 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 2.363,64. Sedangkan indeks komposit Nasdaq melorot 36,46 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 5.825,44.

Pelemahan yang dialami Wall Street dipicu isi laporan pertumbuhan ekonomi terbaru oleh Departemen Perdagangan AS. GDP (gross domestic product) Negeri Paman Sam tumbuh 1,9 persen pada kuartal ke-empat 2016, lebih rendah dari konsensus pasar 2,1 persen. Pada kuartal ketiga, real GDP naik 3,5 persen. Untuk tahun 2016, real GDP naik 1,6 persen, tak berubah dari estimasi pertama sebulan lalu.

Dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan AS mengumumkan perdagangan internasional mengalami defisit sebesar US$69,2 miliar pada Januari 2017, meningkat dari US$64,4 miliar pada Desember 2016. Sedangkan indeks Conference Board Consumer Confidence Index mencapai 114,8 pada Februari 2017, meningkat dari 111,6 pada bulan sebelumnya.

Para investor selanjutnya menantikan pidato Presiden AS Donald Trump di hadapan Kongres AS pada Selasa malam waktu setempat. Pasar memperkirakan Trump akan menyingkap rencana yang ia miliki terkait reformasi perpajakan.