Wall Street Rekor, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (15/12/2017) dengan ketiga indeks utama perdagangan saham di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, menorehkan rekor setelah para investor menyambut positif perkembangan terbaru RUU perubahan aturan pajak Negeri Paman Sam.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average naik 143,08 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 24.651,74. Indeks S&P 500 meningkat 23,80 poin, atau sekitar 0,90 persen, menjadi 2.675,81. Indeks komposit Nasdaq menguat 80,06 poin, atau sekitar 1,17 persen, menjadi 6.936,58.

Peningkatan pengurangan pajak bagi wajib pajak yang memiliki anak dalam RUU perubahan aturan pajak membuat beberapa senator yang sebelumnya menentang RUU tersebut berubah pikiran. Partai Republik kemudian merilis RUU final perubahan aturan pajak setelah bursa tutup di AS.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami peningkatan tipis. Harga emas untuk pengiriman Februari 2018 naik 40 sen menjadi US$1.257,50 per ons. Dolar AS menguat dengan indeks dolar AS naik 0,27 persen menjadi 93,94.

Bursa saham Eropa melemah dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,2 persen setelah saham sektor perbankan dan ritel mengalami kemerosotan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 42,45 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 7.490,57. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 35,48 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 13.103,56.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 26,10 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 10.150,40. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 7,84 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 5.349,30.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling sediki melemah terhadap dolar AS maupun euro, menjadi US$1,3431 dan 1,1391 euro per pound.