Wall Street Rekor, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street meneruskan penguatan pada Selasa (21/11/2017) dengan ketiga indeks utama perdagangan saham di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, menorehkan rekor.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 160,50 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 23.590,83. Indeks S&P 500 naik 16,89 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 2.599,03. Indeks komposit Nasdaq melonjak 71,76 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 6.862,48.

Penguatan dipicu positifnya laporan laba kuartal III 2017 berbagai perusahaan emiten. Saham Medtronic PLC meningkat 4,77 persen dan saham Hormel Foods Corp naik 3,35 persen. Selain itu para investor juga menanggapi prospek berlangsungnya reformasi pajak sebelum tahun ini berakhir.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange meningkat seiring pelemahan dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2017 naik US$6,40, atau sekitar 0,50 persen, menjadi US$1.281,70 per ons. Indeks dolar AS turun 0,14 persen menjadi 93,92.

Seperti di Amerika Serikat, bursa saham Eropa juga diwarnai dengan penguatan pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa meningkat 0,42 persen. Para investor tidak menanggapi gagalnya upaya pembentukan pemerintahan koalisi di Jerman.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 21,88 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 7.411,34. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 108,88 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 13.167,54.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 32,10 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 9.993,40. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 25,71 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 5.366,15.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling melemah tipis terhadap dolar AS menjadi US$1,3233 per pound. Sedangkan terhadap euro menguat tipis menjadi 1,1742 euro per pound.