Wall Street Melemah, Bursa Eropa Datar
Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (12/10/2017) mengakhiri torehan rekor yang terjadi dalam beberapa sesi sebelumnya.
Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 31,88 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 22.841,01. Indeks S&P 500 melemah 4,31 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 2.550,93. Indeks komposit Nasdaq melorot 12,04 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 6.591,51.
Harga emas berjangka di COME New York Mercantile Exchange meningkat pada Kamis terpengaruh catatan pertemuan Federal Reserve AS yang bersifat dovish. Harga emas untuk pengiirman Desember 2017 naik US$7,60, atau sekitar 0,59 persen, menjadi US$1.296,50 per ons.
Peningkatan harga emas berjangka berlangsung di tengah reboundnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS meningkat menjadi 93,20 dari 93,00 pada sesi sebelumnya.
Sementara itu, bursa saham Eropa minim pergerakan pada Kamis dengan indeks STOXX 600 Eropa berahir datar.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 22,43 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 7.556,24 yang merupakan angka penutupan tertinggi rekor baru. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, bergerak naik 12,21 poin menjadi 12.982,89.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, bergerak turun 2,50 poin menjadi 10.275,90. Indeks Cac 40 di EuroNext, Paris, Perancis, melemah tipis 1,60 poin menjadi 5.360.81.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling melemah 0,39 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3173 per pound. Sedangkan terhadap euro turun 0,23 persen menjadi 1,1122 euro per pound. Pelemahan pound terjadi setelah pimpinan negosiator Uni Eropa terkait Brexit, Michel Barnier, menyebut terjadi kebuntuan akan penentuan biaya keluarnya Inggris dari UE.

