Jaga Stabilitas Ekonomi, BI Bakal Gunakan Instrumen Suku Bunga

foto : istimewa

Pasardana.id - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, untuk 12 bulan ke depan, BI akan lebih menggunakan instrumen suku bunga untuk stabilisasi ekonomi, ketimbang mendorong pertumbuhan.

Hal tersebut, jelas dia, seperti sikap BI yang didengungkan berulang-kali untuk 2017, yakni kebijakan moneter yang "seimbang".

"Untuk instrumen suku bunga, nilai tukar, dan dan surveillance (pengawasan) itu lebih untuk menjaga stabilitas," kata dia.

 

Sedangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di 2017, lanjut Perry, BI akan mengoptimalkan bauran kebijakan untuk melonggarkan likuiditas, kebijakan makroprudensial dan juga dorongan dari sistem pembayaran, seperti elektronifikasi bantuan sosial.

Perry melihat, kondisi ekonomi domestik kondusif sejauh ini. Meski demikian, Perry menggarisbawahi bahwa otoritas moneter akan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah untuk mengantisipasi kenaikan tekanan inflasi dari "administered prices".