Wall Street Berakhir Bervariasi Sebagai Dampak Pemotongan Suku Bunga BoE

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir bervariasi pada Kamis (4/8/2016), sebagai dampak dari pemotongan tingkat suku bunga yang dilakukan oleh Bank of England (BoE). Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average turun 2,95 poin, atau sekitar 0,02 persen, menjadi 18.352,05. Indeks S&P 500 meningkat tipis 0,46 poin, atau sekitar 0,02 persen, menjadi 2.164,25. Indeks komposit Nasdaq menguat 6,51 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 5.166,25.

BoE memangkas tingkat suku bunga dari 0,5 persen mencapai level rekor terendah 0,25 persen pada Kamis, setelah pemerintah Inggris berusaha untuk mempertahankan kestabilan perekonomian di negara tersebut setelah meninggalkan Uni Eropa.

Pemotongan suku bunga yang terjadi merupakan yang pertama kalinya sejak tujuh tahun lalu. Sebelumnya pemotongan bunga terjadi pada Maret 2009.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Perubahan kebijakan moneter diumumkan sebagai respon terhadap rendahnya perkiraan pertumbuhan ekonomi Inggris. Meski dengan berbagai perubahan kebijakan ini, perkiraan pertumbuhan GDP pada 2017 telah terpangkas dari 2,3 persen menjadi hanya 0,8 persen,ââÅ¡¬ kata Chris Low, kepala ekonom FTN Financial.

Pada Kamis, Departemen Tenaga Kerja AS merilis data klaim pengangguran awal yang mencapai 269.000 pada pekan yang berakhir 30 Juli, meningkat 3.000 dari pekan sebelumnya 266.000. Selanjutnya para investor menantikan dirilisnya laporan jumlah pekerjaan non pertanian pada Jumat (5/8/2016).

Data-data perekonomian AS menjadi petunjuk langkah selanjutnya Federal Reserve AS sebagai bank sentral di Negeri Paman Sam. Jika kondisi pasar tenaga kerja baik, maka ada kemungkinan The Fed menaikkan tingkat suku bunga akhir tahun ini.