Wall Street Berakhir

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir ââÅ¡¬ÃƒÆ’…mixedââÅ¡¬ pada Senin (1/8/2016) setelah para trader mengalihkan fokus mereka dari pendapatan perusahaan kepada peningkatan tingkat suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat berikutnya.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average turun 27,73 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 18.404,51. Indeks S&P 500 turun 2,76 poin, atau 0,13 persen, menjadi 2.170,84. Indeks komposit Nasdaq menguat 22,06 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 5.184,20.

Setelah melakukan pertemuan dua hari pada pekan lalu, The Fed memutuskan untuk tidak menaikkan tingkat suku bunga bank sentral AS tersebut. Mereka akan terus memonitor dengan seksama indikator inflasi dan perekonomian global, maupun juga perkembangan sektor finansial.

Namun, The Fed juga menyebutkan bahwa resiko terhadap prospek perekonomian AS telah jauh berkurang saat ini, membuka peluang terjadinya peningkatan suku bunga pada September. Para trader selanjutnya akan menantikan laporan pekerjaan non pertanian pada akhir pekan ini untuk mendapat petunjuk langkah The Fed selanjutnya.

Institute for Supply Management pada Senin merilis laporan yang menunjukkan indeks manajer pembelian pada Juli mencapai 52,6 persen, turun 0,6 persen dari bulan sebelumnya. ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Pertumbuhan manufaktur tampak terus berlanjut pada Juli, namun kemunduran dalam komponen-komponen utama ISM menunjukkan perlambatan untuk kedepannya,ââÅ¡¬ kata Chris Low, kepala ekonom FTN Financial.

Akhir pekan lalu Departemen Perdagangan AS mengeluarkan laporan yang menyebutkan GDP Negeri Paman Sam mengalami peningkatan 1,2 persen pada kuartal kedua 2016, jauh lebih rendah dari ekspektasi pasar 2,6 persen.