Indeks Kospi Terjun 7,24 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 452,22 poin, atau sekitar 7,24 persen, pada Selasa (3/3/2026), menjadi 5.791,91.

Volum perdagangan mencapai 1,2 miliar saham senilai 52,5 triliun won atau sekitar US$35,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 840 berbanding 73.

Angka indeks mengalami penurunan tajam seiring meningkatnya tensi geopolitik akibat konflik yang berkecamuk di Timur Tengah. 

“Indeks Kospi mengalami volatilitas sebagai dampak perang yang berkecamuk di Timur Tengah. Pasar saham diperkirakan akan terpengaruh harga minyak dunia dan suku bunga seiring berkembangnya situasi di kawasan tersebut,” jelas Roh Dong-Gil, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 5,1 triliun won dan 891,1 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 5,8 triliun won.

Saham perusaaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 9,88 persen dan 11,5 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing anjlok 11,72 persen dan 7,96 persen.

Saham maskapai penerbangan Korean Air dan agensi perjalanan wisata Hana Tour Service masing-masing merosot 10,32 persen dan 6,65 persen. Saham perusahaan keuangan KB Financial Group dan perusahaan biofarmasi Celltrion masing-masing turun 3,46 persen dan 5,66 persen.

Saham perusahaan minyak SK Innovation dan S-Oil masing-masing melonjak 2,51 persen dan 28,45 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace dan LIG Nex1 masing-masing melambung 19,83 persen dan 29,86 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 26,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.466,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 2,96 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 123,6 poin, atau sekitar 1,34 persen, menjadi 9.077,3. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Vietnam dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, dan Filipina menguat. Bursa Thailand tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Magha Puja.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 59,92 poin, atau sekitar 1,43 persen, menjadi 4.122,68. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 291,77 poin, atau sekitar 1,12 persen, menjadi 25.768,08.