Kementerian UMKM Siapkan Program Pemberdayaan Usaha Bagi 14 Ribu KPM
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mengatakan, kementeriannya masih menyiapkan program pemberdayaan bagi sekitar 14 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) program pemberdayaan sosial ekonomi yang dinilai siap mengembangkan usaha secara mandiri.
Lewat keterangan resminya di Jakarta, pada Kamis (24/9), Maman mengatakan, proses pemberdayaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pelatihan hingga pendampingan usaha.
“Setelah itu bisa dikolaborasikan dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) dan lembaga-lembaga kemitraan lainnya. Tujuannya agar mereka berdaya, tumbuh, naik level, dan mandiri,” ujar Maman, seperti dilansir Antara.
Disampaikan Maman, saat ini terdapat sekitar 14 ribu penerima program pemberdayaan sosial ekonomi yang siap dihubungkan dengan program kewirausahaan Kementerian UMKM.
Jumlah tersebut berpotensi bertambah hingga sekitar 150 ribu penerima.
Menurut dia, setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, penerima yang telah memiliki kapasitas usaha memadai dapat dihubungkan dengan akses pembiayaan serta kemitraan bersama PNM dan lembaga lainnya.
Maman mengatakan, pendekatan tersebut dilakukan agar pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dapat mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi.
Maman bilang, target akhir dari program tersebut bukan hanya meningkatkan omzet usaha, tetapi meningkatkan pendapatan keluarga, membuka lapangan kerja baru, mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial, dan secara bertahap keluar dari kelompok masyarakat rentan menuju keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Maman juga mengungkapkan, pemerintah ingin masyarakat yang sebelumnya berada pada kelompok desil 1–4 (sangat miskin hingga rentan miskin) memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan usaha yang produktif.
Menurutnya, pemberdayaan kewirausahaan menjadi salah satu jalan agar masyarakat mampu memperoleh penghasilan secara mandiri dan secara bertahap keluar dari kelompok rentan.




