PT Soechi Lines Tbk|SOCI|Kapal tanker

SOCI Tancap Gas! Tambah 2 Kapal Tanker, Perkuat Armada Angkut Gas dan Minyak

Oleh: Tri

13 Oktober 2026, 16:48
SOCI Tancap Gas! Tambah 2 Kapal Tanker, Perkuat Armada Angkut Gas dan Minyak

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Soechi Lines Tbk (IDX: SOCI) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sehubungan penambahan sebanyak 2 unit kapal tanker.

Melansir keterbukaan informasi BEI (KOREKSI), Selasa (13/10) disebutkan, Perseroan menuntaskan penambahan sebanyak 2 unit kapal tanker pada kuartal III 2026.

Kapal tersebut masing-masing merupakan kapal tanker gas dan kapal tanker minyak.

Kapal tanker gas yang diakuisisi merupakan tipe Very Large Gas Carrier (VLGC).

Kapal tersebut memiliki panjang ±225 meter dan lebar ±36 meter.

Kapal memiliki kapasitas angkut sebesar ±54.000 Deadweight Tonnage (DWT).

Kapal VLGC ini akan mendukung pengangkutan gas dalam volume besar.

Selain itu, Perseroan juga menambah kapal tanker minyak yang ditujukan untuk mentransportasikan produk minyak untuk keperluan di dalam negeri.

Kapal ini memiliki panjang ±99 meter dan lebar ±15 meter.

Kapal produk minyak ini memiliki kapasitas angkut sebesar ±3.500 DWT.

“Penambahan kedua kapal ini merupakan bagian dari langkah Perseroan dalam memperluas dan memperkuat komposisi armada kapalnya,” tulis Paula Marlina selaku Corporate Secretary PT Soechi Lines Tbk.

Dijelaskan, untuk segmen gas, Perseroan sebelumnya telah memiliki kapal pengangkut LNG yang mengangkut muatan berupa gas LNG (Liquefied Natural Gas).

Untuk segmen produk minyak, Perseroan juga didukung oleh berbagai tipe kapal di dalam daftar armadanya, seperti kapal ukuran Medium Range (MR), General Purpose (GP), serta kapal Small Range (SR).

“Melalui pengembangan armada secara berkelanjutan, Perseroan bermaksud untuk mempertahankan daya saing di dalam industri pelayaran dengan fokus pada pelayaran untuk kargo muatan cair (liquid cargo),” jelas Paula Marlina.

Hingga semester I 2026, Perseroan membukukan pendapatan neto senilai AS$78,7 juta, atau tumbuh 3,3% dibandingkan dengan pendapatan neto pada semester I 2025.

Kinerja pendapatan neto pada semester I 2026 didukung oleh pendapatan segmen usaha pelayaran.

Pendapatan segmen pelayaran tumbuh 12,4% pada semester I 2026, ditopang oleh pendapatan dari penyewaan time charter kapal yang tumbuh 2,1% dan pendapatan dari penyewaan spot charter kapal yang tumbuh 126,9%.

Adapun dampak dari kejadian, sebagai berikut:

-Dampak operasional Penambahan kapal tersebut di atas diharapkan dapat memperkuat operasi segmen pelayaran Perseroan.

-Dampak hukum

Tidak terdapat dampak hukum tertentu yang ditimbulkan atas penambahan kapal tersebut.

-Dampak kondisi keuangan

Tidak terdapat dampak material terhadap kondisi keuangan Perseroan yang ditimbulkan atas penambahan kapal tersebut.

-Dampak terhadap kelangsungan usaha

Penambahan kapal tersebut diharapkan dapat mendukung kelangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang.

Diketahui, Transaksi penambahan kapal tersebut di atas bukan termasuk ke dalam Transaksi Material sebagaimana dimaksud di dalam POJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, dengan memperhatikan bahwa penambahan kapal nilainya dibawah 20% (dua puluh persen) dari ekuitas berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian terkini Perseroan yang diaudit, yakni Laporan Keuangan Konsolidasian per 30 Juni 2026.

Selain itu, Transaksi penambahan kapal tersebut di atas bukan termasuk ke dalam Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud di dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, dengan memperhatikan bahwa transaksi penambahan kapal dilakukan dari pihak ketiga.

Berita Terkini

See More