Menkop Tegaskan Koperasi Jangan Hanya Jadi Tempat Pinjam Uang
Oleh: Ronal

Foto : Dok. Humas Kemenkop
Pasardana.id - Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo’ta, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Minggu, (30/8).
Dalam kesempatan tersebut, Ferry menegaskan koperasi tidak boleh hanya menjadi tempat masyarakat meminjam uang.
Akan tetapi, dirinya berharap koperasi dapat mampu menjadi wadah untuk membangun kekuatan ekonomi anggota melalui peningkatan kapasitas usaha, produktivitas, dan akses pasar.
“Koperasi harus memberikan manfaat yang lebih luas kepada anggota, mulai dari menyediakan akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, hingga menciptakan nilai tambah,” katanya dalam siaran pers kementerian.
Menurut Ferry, KSP Balo’ta telah menunjukkan praktik tersebut melalui kegiatan pembinaan kepada anggota, termasuk para petani, serta pengembangan perkebunan percontohan kopi.
“Kita tidak boleh puas hanya membuat petani mendapatkan pinjaman. Kita harus membuat petani semakin produktif, semakin sejahtera, dan semakin memiliki posisi tawar,” sambungnya.
Ferry menilai, kegiatan tersebut perlu terus diperkuat agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan tidak berhenti pada aktivitas simpan pinjam.
Meski begitu, Ferry juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan KSP Balo’ta yang selama ini menjalankan kegiatan simpan pinjam sekaligus membina anggotanya.




