See More

04 Agustus 2026, 16:54

04 Agustus 2026, 16:44

04 Agustus 2026, 15:39

04 Agustus 2026, 14:28

04 Agustus 2026, 14:15

04 Agustus 2026, 14:03
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 338 poin, atau sekitar 5,12 persen, pada Senin (3/8/2026), menjadi 6.257,45.
Volume perdagangan tipis hanya menjadi 270,9 juta saham senilai 26,1 triliun won atau sekitar US$18,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 454 berbanding 417.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks mengalami penurunan tajam dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor memanfaatkan lonjakan harga saham teknologi pada sesi sebelumnya.
Investor asing dan institusi total melepas saham senilai 4,77 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 4,65 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 8,76 persen dan 8,79 persen. Saham perusahaan minyak S-Oil dan perusahaan konglomerat GS Group masing-masing anjlok 4,4 persen dan 4,94 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing meningkat 1,29 persen dan 0,22 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 5,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.429,8 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,06 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 42,5 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 9.019,3. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia dan Singapura melemah, sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, Vietnam, dan Filipina menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 26,2 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 3.806,06. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 124,97 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjai 26.009,4.