Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Walmart
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (20/8/2026) dipicu anjloknya saham perusahaan ritel Walmart.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 703,84 poin, atau sekitar 1,32 persen, menjadi 52.759,21. Indeks S&P 500 melemah 66,82 poin, atau sekitar 0,87 persen, menjadi 7.641,16. Indeks komposit Nasdaq merosot 263,92 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 26.067,17.
Saham Walmart anjlok 9,2 persen usai gagal mencapai target penjualan kuartalan setelah meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) di AS membuat konsumen harus membatasi belanja mereka.
Anjloknya saham Walmart membuat indeks kebutuhan primer dan non primer konsumen mengalami penurunan tertajam dari 11 sektor utama indeks S&P 500, masing-masing turun 1,93 persen dan 1,8 persen.
Saham Costco, Dollar Tree, dan Albertsons masing-masing turun antara 1 sampai 2,6 persen.
Saham Amazon merosot 2,16 persen, sedangkan saham Royal Caribbean Group dan Carnival masing-masing anjlok 4,31 persen dan 4,95 persen.
Selain anjloknya saham perusahaan ritel, sentimen negatif juga dipengaruhi meningkatnya imbal hasil obligasi AS.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2026 naik 0,6 persen menjadi US$4.571,4 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.
Bursa saham Eropa melemah pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,12 persen, seiring merosotnya saham sektor barang mewah.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 4,81 poin menjadi 10.748,16. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 108,29 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 25.983,04.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 36,5 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 19.811. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, berkontraksi 48,82 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 8.453,09.
Nilai tukar poundsterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi 1,3661 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1657 euro per pound.





