Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (20/8/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

Oleh: Ria

20 Agustus 2026, 08:39
ANALIS MARKET (20/8/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (19/8), IHSG ditutup melemah 55,71 poin (- 0,86%) ke level 6.394,13.

Pelemahan IHSG tidak lepas dari adanya profit taking pelaku pasar pasca penguatan sebelumnya.

Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Suku bunga lending facility dan deposit facility juga tetap masing-masing di level 6,50% dan 4,75%.

Kemudian, pertumbuhan kredit perbankan menunjukkan kinerja yang positif, mencapai 13,58% YoY pada Juli 2026, meningkat dari 12,67% YoY pada Juni 2026 dan jauh lebih tinggi dibandingkan 7,03% YoY pada Juli 2025.

Pertumbuhan tersebut juga telah melampaui target Bank Indonesia untuk 2026 yang berada di kisaran 8–12% YoY.

Di sisi lain, FTSE Russell pada 18 Agustus mengumumkan bahwa sejumlah perubahan perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia kembali ditunda, setidaknya hingga review Desember 2026.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,22%), S&P 500 (+0,22%), & Nasdaq (+0,16%).

Penguatan tersebut didorong oleh penurunan yield Treasury setelah Departemen Keuangan AS meningkatkan batas buyback surat utang jangka panjang, yang turut meningkatkan ekspektasi likuiditas dolar dan membuat aset berisiko seperti saham lebih menarik.

Sentimen positif juga datang dari kinerja sektor kesehatan, terutama lonjakan Moderna dan Merck setelah hasil uji coba vaksin melanoma menunjukkan hasil yang positif.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung mixed dengan ruang terbuka untuk menguat terbatas seiring cukup stabilnya pergerakan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (20/8).

Berita Terkini

See More