See More

12 Agustus 2026, 19:04

12 Agustus 2026, 18:50

12 Agustus 2026, 17:05

12 Agustus 2026, 16:38

12 Agustus 2026, 15:30

12 Agustus 2026, 15:13
XLSmart|EXCL|kinerja perusahaan|Pendapatan dan EBITDA|EBITDA|PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk
Oleh: Harry

foto: dok. XLSMART
Pasardana.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) (IDX: EXCL) mencatat kinerja solid pada semester pertama 2026, ditopang pertumbuhan pendapatan, penguatan profitabilitas, dan percepatan realisasi sinergi pasca merger.
Pendapatan XLSMART mencapai Rp24,03 triliun, tumbuh 26% secara tahunan.
Normalized EBITDA naik 19% menjadi Rp11,05 triliun, dengan margin 46%.
Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi (Normalized PAT) melonjak 294% menjadi Rp2,73 triliun.
Pertumbuhan pendapatan ditopang peningkatan konsumsi data dan penguatan blended ARPU yang naik menjadi Rp47,1 ribu dari Rp38,2 ribu.
Trafik data juga tumbuh 19% menjadi 7.934 petabytes.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengatakan perusahaan kini memasuki fase optimalisasi setelah melalui proses integrasi jaringan yang intensif.
“Skala jaringan yang lebih besar, portofolio spektrum yang semakin luas, dan kekuatan multi-brand kini mulai terealisasi menjadi sinergi nyata,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (12/8).
Sinergi Merger Melesat
Hingga akhir Juni 2026, sekitar 92% site telah terintegrasi ke jaringan XLSMART. Perseroan juga telah membongkar sekitar 15 ribu site duplikasi, sehingga menekan biaya operasional berulang.
Jumlah BTS meningkat 26% menjadi 265.442 BTS, dengan sekitar separuh penambahan berada di luar Jawa, terutama Sulawesi dan Kalimantan.
Realisasi gross synergy merger mencapai US$153 juta, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan US$48 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Sinergi berasal dari optimalisasi jaringan, kontrak dan mitra, utilitas, fiber, organisasi, pemasaran, serta penurunan biaya integrasi.
5G dan Digital Terus Diperluas
Layanan 5G XLSMART kini tersedia di 52 kota dengan sekitar 15 ribu BTS 5G.
Cakupan populasi nasional mencapai 23%, sementara kontribusi trafik 5G terhadap pertumbuhan trafik keseluruhan mencapai 27%.
Portofolio spektrum XLSMART juga meningkat menjadi 217 MHz, sekitar empat kali lipat dibandingkan gabungan sebelum merger.
Dari sisi digital, aplikasi myXL, AxisNet, dan mySF telah memiliki 36 juta pengguna aktif bulanan, sementara lebih dari 60% pendapatan mobile berasal dari kanal digital.
XLSMART juga menggandeng Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan tanpa biaya tambahan.
Di sisi keuangan, total utang bruto per akhir Juni 2026 turun menjadi Rp20,87 triliun, dengan rasio net debt to EBITDA sebesar 2,61 kali. XLSMART tidak memiliki utang berdenominasi dolar AS.
Sementara itu, belanja modal (Capitalized Capex) mencapai Rp10,27 triliun, terutama untuk mendukung integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G.