jeffry hendrik|Bursa Efek Indonesia (BEI)|Demutualisasi BEI|Peraturan OJK|Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)|BPI Manajemen Investasi (BIM)

Demutualisasi BEI Mulai Bergulir, Danantara Siap Masuk sebagai Investor

Oleh: Harry

12 Agustus 2026, 13:57
Demutualisasi BEI Mulai Bergulir, Danantara Siap Masuk sebagai Investor

foto: dok. Pasardana.id

Pasardana.id - Rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai memasuki tahap persiapan.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengungkapkan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui BPI Manajemen Investasi (BIM) telah menyampaikan minat untuk berinvestasi di BEI.

Jeffrey mengatakan, komunikasi dengan pihak yang berminat akan terus dilakukan sembari menunggu aturan teknis demutualisasi dituangkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).

“Yang sudah menyampaikan minat itu adalah BPI Danantara melalui BIM. Untuk selanjutnya, komunikasi kita bangun terus sambil menunggu POJK,” ujar Jeffrey kepada media, Rabu (12/8/2026).

Menurut dia, mekanisme, struktur kepemilikan, dan tahapan demutualisasi belum ditentukan karena seluruhnya masih menunggu aturan OJK.

BEI juga telah melakukan studi banding terhadap sejumlah bursa yang lebih dulu menjalankan demutualisasi, antara lain Hong Kong, Singapura, Australia, dan Malaysia, untuk mencari format yang paling sesuai bagi Indonesia.

Jeffrey menegaskan, BEI akan mengikuti sepenuhnya ketentuan dalam UU maupun POJK karena bursa menjadi objek dari proses demutualisasi.

Sebelumnya, BEI menyebut terdapat investor potensial yang berminat masuk dalam rangka demutualisasi.

Langkah ini sejalan dengan UU Nomor 4 Tahun 2026 yang membuka peluang bagi Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan BPI Danantara menjadi pemegang saham BEI dengan tetap menjaga independensi bursa.

Jeffrey menilai demutualisasi akan menjadi langkah penting untuk menjadikan BEI lebih modern, lincah, dan kompetitif di tingkat global.

Rencana tersebut juga mendapat respons positif dari para pemegang saham BEI.

Berita Terkini

See More