Bank Jakarta|Implementasi Keuangan Berkelanjutan|Program TJSL

Aksi Keuangan Berkelanjutan, Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal

Oleh: Issa

11 Agustus 2026, 14:05
Aksi Keuangan Berkelanjutan, Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal

foto: dok. Bank Jakarta

Pasardana.id - Bank Jakarta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membangun biodigester komunal berbasis sampah organik di dua lokasi Jakarta Utara, yakni Rusunawa Rorotan, Cilincing, dan TPS 3R Kelurahan Rawa Badak Utara.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Rusunawa Rorotan, Senin (10/8/2026), yang dihadiri Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengatakan, pembangunan biodigester merupakan kontribusi nyata perseroan dalam mendukung penanganan persoalan sampah, khususnya sampah organik, di Jakarta.

Melalui teknologi biodigester, sampah organik akan diolah menjadi biogas sebagai energi terbarukan serta residu yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

“Pembangunan biodigester di Rorotan merupakan bentuk kontribusi nyata Bank Jakarta untuk turut menjawab tantangan pengelolaan sampah di Jakarta. Kami ingin program TJSL yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan Jakarta,” ujar Agus.

Setiap biodigester dirancang mampu mengolah hingga 250 kilogram sampah organik per hari.

Dengan dua unit, kapasitas pengolahan mencapai 500 kilogram per hari, menghasilkan sekitar 37,5 meter kubik biogas per hari dan mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 423 kilogram CO2e per hari atau 154,4 ton CO2e per tahun.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menegaskan, bahwa pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi dan kesinambungan program.

“Melalui pembangunan biodigester ini, Bank Jakarta mengambil bagian dalam upaya pengelolaan sampah organik dari sumber sekaligus mendorong agar sampah dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi bagian penting agar upaya penanganan sampah dapat dilakukan secara lebih terintegrasi,” ucap Arie.

Program biodigester ini merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank Jakarta 2026, terutama dalam pengelolaan limbah organik, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan pemanfaatan energi terbarukan.

Program tersebut juga melanjutkan kontribusi Bank Jakarta dalam teknologi pengolahan limbah ramah lingkungan.

Sebelumnya, Bank Jakarta mendukung pembangunan Instalasi Biodigester Komunal di Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang diresmikan pada November 2025.

“Pengalaman dari program biodigester di Pekayon menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memperluas kontribusi di bidang lingkungan. Kini, kami memperluas pemanfaatan teknologi biodigester yang berasal dari pengolahan sampah organik yang berasal dari sumber melalui program kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Arie.

Melalui program ini, Bank Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat semakin kuat sehingga dapat mendorong terciptanya Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Inisiatif ini sekaligus mendukung sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk SDG 7 tentang energi bersih, SDG 11 tentang kota berkelanjutan, SDG 12 tentang konsumsi dan produksi bertanggung jawab, SDG 13 tentang perubahan iklim, serta SDG 17 tentang kemitraan.

Berita Terkini

See More