Easycash|PT Indonesia Fintopia Technology|Modul Bijak Keuangan (MOJANG)|ChatPindar|Layanan Keuangan Digital (LKD)|inklusi keuangan|pinjaman online (pinjol)

Literasi Keuangan RI Masih Tertinggal, Easycash Luncurkan Jurus Baru Cegah Generasi Muda Terjebak Pinjol

Oleh: Corri

06 Juli 2026, 18:21
Literasi Keuangan RI Masih Tertinggal, Easycash Luncurkan Jurus Baru Cegah Generasi Muda Terjebak Pinjol

Foto : istimewa

Pasardana.id – PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) meluncurkan dua program literasi keuangan, yakni Modul Bijak Keuangan (MOJANG) dan ChatPindar, untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital di tengah meningkatnya inklusi keuangan di Indonesia.

Peluncuran dilakukan dalam acara UID Talk x Easycash bertajuk Adulting 101: How to Spend Smart and Manage Wisely di UID Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali.

Langkah ini merespons hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Survei tersebut menunjukkan indeks inklusi keuangan nasional telah mencapai 80,51%, sedangkan indeks literasi keuangan masih 66,46%.

Kondisi ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara akses layanan keuangan dan pemahaman masyarakat dalam menggunakannya secara bijak.

Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, mengatakan peningkatan akses terhadap layanan keuangan digital harus diimbangi dengan literasi yang memadai agar masyarakat memahami manfaat, risiko, hak, dan kewajiban sebagai konsumen.

"OJK mengapresiasi kolaborasi antara industri, asosiasi, organisasi nirlaba, dan institusi pendidikan dalam memperkuat literasi keuangan, khususnya bagi generasi muda, sehingga mereka dapat mengambil keputusan finansial secara bijak dan terhindar dari layanan keuangan ilegal," ujarnya, seperti dilansir dalam siaran pers, Senin (06/7).

Di kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif AFTECH, Mercy Simorangkir, menegaskan edukasi keuangan perlu diberikan sejak dini agar generasi muda mampu memahami manfaat dan risiko layanan fintech serta tidak menggunakan produk keuangan secara reaktif.

“Kami tidak hadir untuk mendorong adik-adik memanfaatkan layanan keuangan tertentu. Tujuan kami adalah memperkuat pemahaman mereka tentang pengelolaan keuangan pribadi, mengenalkan apa itu fintech, apa manfaat dan risikonya, serta kapan dan bagaimana layanan ini dapat dimanfaatkan secara tepat. Di tengah tingginya arus informasi dari berbagai channel komunikasi, kami ingin generasi muda memiliki bekal untuk mengelola keuangan secara bijaksana dan tidak reaktif dalam menggunakan berbagai produk serta layanan keuangan," ujar Mercy.

Sementara itu, Komisaris Utama Easycash, Jimmy Muhamad Rifai Gani, mengatakan MOJANG dikembangkan bersama AFTECH dan IARFC Indonesia sebagai panduan edukasi finansial yang praktis.

Adapun ChatPindar merupakan platform literasi keuangan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menyediakan informasi kredibel mengenai layanan pinjaman daring.

“Bersama AFTECH dan IARFC Indonesia, Easycash menghadirkan Modul Bijak Keuangan (MOJANG) sebagai panduan edukasi finansial yang praktis, relevan, dan dekat dengan keseharian generasi muda. Kami juga bekerja sama dengan AFTECH untuk menghadirkan ChatPindar, platform literasi keuangan berbasis AI untuk memberikan akses informasi yang kredibel, mudah dipahami, dan mudah diakses masyarakat terkait layanan pindar. Harapannya, generasi muda tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini,” ungkap Jimmy.

Menurut Jimmy, peningkatan inklusi keuangan harus berjalan seiring dengan penguatan literasi agar masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bertanggung jawab dan membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Selain edukasi literasi, Easycash juga menekankan pentingnya menjaga rekam jejak kredit.

Lebih lanjut Jimmy mengatakan, reputasi kredit yang baik menjadi fondasi penting untuk membuka peluang finansial di masa depan, mulai dari melanjutkan pendidikan, mengembangkan usaha, hingga memenuhi kebutuhan produktif lainnya.

Melalui program Adulting 101, Easycash bersama UID Foundation, AFTECH, dan OJK Provinsi Bali berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mendorong pengelolaan keuangan secara bijak serta mendukung terciptanya ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan.

Berita Terkini

See More