Bulog Dukung Pemerintah Jadikan Merauke Sebagai Lumbung Pangan
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id – Pemerintah, lewat Kementerian Pertanian (Kementan) mencetak 17.693 hektare sawah pada 2025 dan 31.241 hektare sawah pada 2026 di Merauke, Papua Selatan.
Terlepas dari itu, sepanjang 2023 hingga 2026 sudah terdapat optimalisasi lahan seluas 53.499 hektare.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menggelar Tanam Padi Bersama di lahan program cetak sawah rakyat (CSR) di Merauke, mengatakan Merauke akan menjadi salah satu pusat produksi pangan nasional.
Di kabupaten ini, produksi pertanian berhasil tumbuh hingga 300 persen setelah pemerintah menerapkan program CSR dan optimalisasi lahan.
Mentan bilang, seluruh lahan yang dicetak ini sepenuhnya menjadi milik masyarakat Papua.
Kehadiran pemerintah disini untuk mendukung permintaan mereka untuk mencetak sawah, menyalurkan bantuan benih, infrastruktur, teknologi pertanian, dan lainnya.
Terkait hal tersebut, Perum Bulog siap mendukung pemerintah lewat pembangunan gudang hingga penggilingan (rice milling unit/RMU) agar bisa menampung hasil produksi pertanian di Merauke.
Ahmad Rizal Ramdhani selaku Direktur Utama Perum Bulog mengatakan pihaknya akan siap mendukung upaya pemerintah lewat kegiatan tanam Padi Bersama di lahan program cetak sawah rakyat (CSR) di Merauke.
“Bulog berkomitmen menjadi mitra strategis petani dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional,” kata Rizal di Merauke, Sabtu (4/7) pekan lalu.
Bulog, kata Rizal, siap mendukung keberhasilan proyek besar produksi pangan itu dengan memperkuat penyerapan hasil panen dan ekosistem oangan terintegrasi.
Disampaikan Rizal, produksi pangan yang meningkat harus diiringi dengan jaminan penyerapan sehingga perani mendapatkan harga jual yang layak.
Pihaknya, membeli gabah kering petani (GKP) dari petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 6.500 per kilogram.
Bulog juga bersinergi dengan Kementerian Pertanian, TNI, dan Polri hingga pemerintah daerah dalam memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Lewat kegiatan Tanam Padi Bersama di lahan program cetak sawah rakyat (CSR) di Merauke ini, Rizal siap membangun gudang dengan kapasitas 3.500 ton untuk menyerap beras hasil produksi petani Merauke.
Pihaknya juga bakal membangun penggilingan hingga mesin pengering atau dryer.
“Akan terus diperkuat agar setiap peningkatan produksi dapat terserap secara optimal, memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama pembangunan sektor pangan,” tukas Rizal.




