Indeks Kospi Merosot 1,23 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 69,68 poin, atau sekitar 1,23 persen, pada Kamis (30/7/2026), menjadi 5.593,56.
Volume perdagangan moderat mencapai 375,17 juta saham senilai 37,6 triliun won atau sekitar US$26,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 606 berbanding 277.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks bergerak volatil sebelum berakhir di teritori negatif dipicu aksi jual para investor seiring mencuatnya kekhawatiran terjadinya investasi berlebih dalam pengembangan infrastruktur AI.
Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 66,3 miliar won dan 1,34 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 1,43 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,72 persen dan 5,64 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan maskapai penerbangan Korean Air masing-masing melemah 0,71 persen dan 0,6 persen.
Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan manufaktur pembangkit listrik tenaga nuklir Doosan Enerbility masing-masing merosot 4,05 persen dan 0,99 persen.
Saham perusahaan galangan kapal HD Korea Shipbuilding & Offshore Engineering meroket 10 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace melambung 6,79 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 9,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.437,4 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,26 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 70,9 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 8.967,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, dan Vietnam menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 23,78 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 3.804,69. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 50,96 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 25.858,88.



