Indeks Kospi Anjlok 5,8 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 398,66 poin, atau sekitar 5,8 persen, pada Rabu (19/8/2026), menjadi 6.471,17.
Volume perdagangan moderat mencapai 302,07 juta saham senilai 22,94 triliun won atau sekitar US$16,4 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 700 berbanding 171.
Angka indeks anjlok dipicu pelemahan yang dialami saham sektor teknologi seiring meningkatnya harga minyak dunia dan imbal hasil obligasi global.
Tak berapa lama setelah sesi perdagangan dimulai, program trading saham dihentikan lima menit oleh Korea Exchange sebagai operator, melalui aktivasi sell-side sidecar.
“Investor asing dan institusi melepas saham perusahaan teknologi, seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, di tengah meningkatnya imbal hasil obligasi,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 348,8 miliar won dan 132,4 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 463,6 miliar won.
Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 7,82 persen dan 9,75 persen.
Saham SK Square, perusahaan induk SK Hynix, tergelincir 11,54 persen. Saham Samsung Electro-Mechanics, anak perusahaan Samsung Electronics, merosot 3,68 persen.
Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace melonjak 2,71 persen setelah mengumumkan keberhasilan unit bisnisnya di AS dalam meraih kontrak penjualan K9 self-propelled howitzer ke militer AS.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 14,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.397,7 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,74 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 16,2 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 9.053,8. Bursa saham di Asia Tenggara melemah, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 95,88 poin, atau sekitar 2,4 persen, menjadi 3.894,42. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 23,92 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 25.495,07.




