Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (2/7/2026) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melemah.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 594,83 poin, atau sekitar 1,14 persen, menjadi 52.900,07. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,01 poin menjadi 7.483,24. Indeks komposit Nasdaq turun 207,36 poin, atau sekitar 0,8 persen, menjadi 25.832,67.
Laporan nonfarm payrolls menunjukkan ekonomi AS mengalami penambahang 57.000 pekerjaan bulan lalu, lebih sedikit dari perkiraan para ekonomi peningkatan 110.000. Tingkat pengangguran mencapai 4,2 persen, lebih rendah dari ekspektasi 4,3 persen.
Kurang positifnya laporan nonfarm payrolls berpotensi membuat Federal Reserve enggan meningkatkan biaya pinjaman.
Indeks Philadelphia SE Semiconductor berakhir datar pada Kamis. Saham Nvidia dan Broadcom masing-masing merosot 1,39 persen dan 2,41 persen.
Saham Microsoft dan IBM masing-masing melonjak 1,62 persen dan 1,14 persen, sedangkan saham Apple melambung 4,84 persen.
Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, 10 sektor berakhir di teritori positif, dipimpin penguatan saham sektor material dan kebutuhan primer konsumen.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2026 naik 1,1 persen menjadi US$4.125,7 per ons. Indeks dolar AS turun 0,5 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 1,4 persen, dipicu lonjakan saham sektor kesehatan dan pertahanan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 174,53 poin, atau sekitar 1,67 persen, menjadi 10.652,87. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 540,6 poin, atau sekitar 2,16 persen, menjadi 25.580,88.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 265,2 poin, atau sekitar 1,37 persen, menjadi 19.671,8. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, naik 137,57 poin, atau sekitar 1,65 persen, menjadi 8.474,86.
Nilai tukar poundsterling menguat 0,57 persen terhadap dolar AS menjadi 1,335 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,17 euro per pound.




