Klinik Bedah Plastik Asli Korea Selatan Resmi Beroperasi, BSD Bidik Jadi Pusat Medical Tourism Regional
Oleh: Harry

foto: dok. Sinar Mas Land
Pasardana.id - Tren wisata medis ke Korea Selatan terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, termasuk di kalangan wisatawan asal Indonesia.
Data Korea Tourism Organization (KTO) mencatat jumlah wisatawan medis asal Indonesia pada tahun 2023 mencapai sekitar 6.449 orang, meningkat hingga sekitar 10.000 orang pada tahun 2024 atau tumbuh hampir 75%.
Lonjakan besar ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap kualitas layanan kesehatan dan bedah estetika Korea Selatan.
Menjawab tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap layanan kesehatan dan bedah estetika Korea Selatan, Seoul Jakarta Plastic Surgery resmi hadir di Biomedical Campus, BSD City.
Mengusung konsep, "Korean Beauty Without Distance", klinik ini menghadirkan dokter spesialis, teknologi medis, dan standar pelayanan autentik Korea Selatan tanpa masyarakat harus bepergian ke luar negeri.
Seoul Jakarta Plastic Surgery menghadirkan tim dokter spesialis bedah plastik senior asli Korea Selatan yang menetap dan berpraktik di Indonesia, dan telah berpengalaman menangani berbagai prosedur estetika di tingkat internasional.
Grand Opening Seoul Jakarta Plastic Surgery berlangsung di Biomedical Campus, BSD City pada 27 Juli 2026 dan dihadiri oleh Dr. Elisa Husin (Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery), dr. Qori Haly, Sp.BP-RE, (Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia), dan Sandra Kosasih (Chief of Property Management D-HUB SEZ) serta jajaran pimpinan perusahaan dan figur publik lainnya turut memeriahkan momen bersejarah ini.
“Kami ingin menghapus batasan jarak bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kualitas bedah plastik terbaik khas Korea dengan hasil yang natural. Di Seoul Jakarta Plastic Surgery, kami menggabungkan keahlian dokter Korea berpengalaman lebih dari dua dekade dengan teknologi medis terkini. Pemilihan lokasi di Biomedical Campus, BSD City, menjadi nilai strategis bagi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan estetika berstandar internasional dan menjadi pusat destinasi medical tourism baru yang menawarkan akses mudah dan infrastruktur modern,” ujar Dr. Elisa Husin selaku Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery, dalam keterangannya, Selasa (28/7).
Chief Operations (COO) of D-HUB SEZ, Lindawaty Chandra, menambahkan, “Kami menyambut baik kehadiran Seoul Jakarta Plastic Surgery sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan bertaraf internasional di D-HUB SEZ. Kehadiran klinik ini semakin memperkuat D-HUB SEZ sebagai destinasi yang mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, riset, dan inovasi dalam satu ekosistem. Kami berharap investasi ini tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan estetika berstandar internasional, tetapi juga mendorong berkembangnya medical aesthetic tourism serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan di tingkat regional.”
Seoul Jakarta Plastic Surgery dilengkapi dengan teknologi medis generasi terbaru seperti endoskopi canggih yang memungkinkan prosedur dilakukan melalui sayatan minimal sehingga mempercepat proses pemulihan pasien.
Selain itu, tersedia fasilitas 3D CT scan untuk pemetaan anatomi secara menyeluruh sebelum tindakan operasi, sehingga dokter dapat menyusun perencanaan bedah yang lebih akurat dan personal.
Klinik ini juga menghadirkan layanan customized implant yang dirancang sesuai struktur anatomi unik setiap pasien, serta fasilitas hyperbaric chamber atau terapi oksigen bertekanan tinggi untuk membantu mengoptimalkan proses penyembuhan pascaoperasi.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi Teknologi Kesehatan Internasional Banten atau yang dikenal dengan D-HUB SEZ merupakan KEK pertama di Indonesia yang secara khusus berfokus pada pengembangan sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan.
Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mempertemukan institusi pendidikan, rumah sakit, pusat riset, perusahaan teknologi, hingga pelaku industri kesehatan dalam satu lingkungan yang kolaboratif.
Melalui berbagai insentif investasi, kemudahan regulasi, serta infrastruktur modern yang terintegrasi dengan jaringan transportasi nasional, D-HUB SEZ diharapkan mampu menarik investasi global, mempercepat alih teknologi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi dan layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan Asia.
D-HUB SEZ terhubung dengan pusat-pusat komersial modern seperti The Breeze, AEON Mall BSD City, QBig, ICE BSD, BSD CBD, Green Office Park, hingga Unilever Campus.
Selain itu, kawasan ini juga dikelilingi fasilitas pendidikan internasional seperti Monash University, Binus University, Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, dan Sinarmas World Academy, serta fasilitas kesehatan modern seperti Eka Hospital BSD, yang mendukung gaya hidup urban dan profesional.
Dari segi aksesibilitas, kawasan D-HUB SEZ terintegrasi dengan berbagai jaringan tol, yakni Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A & 1B, Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta - Kunciran - Serpong - Cinere - Cimanggis - Cibitung - Cilincing), Tol Japek dan Tol Jagorawi.
Mobilitas dari/ke D-HUB SEZ juga didukung berbagai transportasi publik, mulai dari bus BSD Link, feeder bus BSD City, hingga KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City, dan Stasiun Jatake di kawasan Hiera.




