menko zulhas|budi daya ikan|budidaya perikanan|eksportir

Target Pemerintah Bangun 40.000 Kawasan Budi Daya Ikan Hingga Akhir 2029

Oleh: Ronal

22 Juli 2026, 10:01
Target Pemerintah Bangun 40.000 Kawasan Budi Daya Ikan Hingga Akhir 2029

Foto : istimewa

Pasardana.id – Pemerintah akan membangun kawasan budi daya perikanan tematik di 40.000 desa hingga 2029.

Target dari program ini disiapkan untuk memperkuat produksi perikanan nasional sekaligus mendukung target swasembada protein.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, pembangunan desa budi daya perikanan menjadi salah satu program yang dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian.

Menurut dia, target pembangunan kawasan budi daya perikanan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap hingga 2029.

"Yang kedua, akan dibangun budi daya tematik 40.000 desa. Ya, itu pekerjaan sangat besar juga. Tidak kalah dengan Koperasi Desa Merah Putih tuh, besar sekali ya. Kalau desa tematik, targetnya 40.000, tapi sampai tahun 2029," ujarnya di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa (21/7).

Dijelaskan Zulhas, program budi daya perikanan tematik berbeda dengan Kampung Nelayan Merah Putih.

Program tersebut akan dikembangkan di wilayah daratan dan diterapkan di setiap desa sesuai dengan potensi yang dimiliki.

"Ini darat, lain lagi ini. Darat, ya, darat. Agar kita itu tadi, mandiri, swasembada ikan, protein, dan kita menjadi jadi kekuatan eksportir terbesar," ucapnya.

Menurut dia, jenis ikan yang akan dikembangkan dalam program tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Pemerintah nantinya akan menyiapkan bibit melalui jajaran teknis di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Ikannya macam-macam. Nanti tergantung dirjen-dirjen yang akan siapin bibitnya," ujar Zulhas.

Ia menyebut, pelaksanaan program tersebut membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga karena mencakup penyediaan lahan, infrastruktur listrik, pengembangan sumber daya manusia, hingga dukungan pemerintah daerah.

"Oleh karena itu perlu persiapan, perlu sosialisasi, perlu koordinasi antar kementerian/Lembaga," katanya.

Berita Terkini

See More