Inflasi|mendagri tito karnavian|bahan pangan

Dibawah Target Nasional, Mendagri Sebut Inflasi Masih Terkendali

Oleh: Ronal

15 Juli 2026, 07:16
Dibawah Target Nasional, Mendagri Sebut Inflasi Masih Terkendali

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian melakukan rapat koordinasi (rakor) terkait perkembangan inflasi nasional ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/7).

Dalam rakor tersebut, Mendagri Tito mengatakan, bahwa inflasi masih berada dalam batas aman di bawah target 3,5 persen, yakni di kisaran 3,34 persen secara tahunan (yoy).

“Inflasi kita di angka 3,34 persen relatif terkendali di bawah target nasional 3,5 persen maksimal," ujarnya.

Tito juga mengakui, secara bulanan (month to month) terdapat tren kenaikan inflasi 0,44 persen, yang dipicu oleh sektor transportasi, terutama angkutan udara, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah.

Tak hanya itu, kenaikan harga sejumlah bahan pangan juga menjadi penyumbang inflasi terutama bawang putih, minyak goreng dan juga beras.

"Dengan penyumbang utamanya adalah sektor transportasi, terutama angkutan udara. Ditambah sektor makan minuman, terutama bawang putih. Kemudian ada minyak goreng, sama beras ada kenaikan sedikit. Itu yang saya sampaikan tadi kepada Menko," jelasnya.

Ungkap Tito, pemerintah saat ini tengah mengoordinasikan langkah-langkah untuk mengendalikan kenaikan harga komoditas tersebut.

Ia berharap, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin pada Juli dapat membantu meredam tekanan inflasi.

Namun, untuk komoditas pangan seperti bawang putih dan minyak goreng, diperlukan koordinasi yang lebih intensif dengan Kementerian Perdagangan.

"BBM jenis bensin di Juli diturunkan harganya. Mudah-mudahan akan berpengaruh juga untuk menurunkan inflasi. Tapi sektor yang lain seperti bawang putih, minyak goreng, yang menjadi tugas Kementerian Perdagangan, perlu dikoordinasikan lebih intens," jelas Tito.

Berita Terkini

See More