menkeu purbaya|kerjasama|daya tarik investasi|industri halal|negara islam

Ajakan Purbaya ke Investor Negara Islam Buat Kembangkan Industri Halal di RI

Oleh: Ronal

10 Juli 2026, 07:09
Ajakan Purbaya ke Investor Negara Islam Buat Kembangkan Industri Halal di RI

Foto : istimewa

Pasardana.id – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi mengajak para investor dari negara-negara Islam yang tergabung dalam kelompok Developing Eight (D-8) untuk bekerja sama dalam membangun industri halal di Tanah Air.

Menurut Menkeu, kerja sama antar negara mayoritas Islam bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi syariah, termasuk negara anggota D-8.

"Jadi kita akan tingkatkan terus kerja sama dengan D-8, termasuk mengundang investornya dan mengirimkan investor kita ke sana kalau diperlukan," katanya usai mengunjungi D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 di Senayan Tennis Indoor Complex, Jakarta, Rabu (08/7) lalu.

Melansir laman_kemenkeu.go.id_disebutkan, D-8 Halal Expo Indonesia 2026 berlangsung pada 8–12 Juli 2026 dan menjadi ajang promosi, perdagangan, serta kolaborasi industri halal yang mempertemukan pelaku usaha, investor, dan mitra bisnis dari negara-negara anggota D-8.

Untuk diketahui, D-8 adalah organisasi kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan sembilan negara berkembang yakni Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Turki, dan Azerbaijan.

Pameran HEI 2026 ini menghadirkan lebih dari 100 tenant, paviliun internasional, business matching, media center, festival kuliner, dan pertunjukan budaya.

Dalam momen ini, Menkeu mengaskan, bahwa HEI 2026 bukan sekadar perhelatan bisnis tahunan, melainkan sebuah momentum besar untuk memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia hingga UMKM Berbasis Halal.

"Saya tadi tinjau ternyata banyak UMKM berbasis halal. Jadi saya pikir bisa didorong untuk bisa tumbuh lebih cepat lagi ke depan," tukasnya.

Selain mendorong pengembangan industri halal, Menkeu menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi syariah di antara negara-negara anggota D-8.

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya membuka peluang perdagangan yang lebih luas, tetapi juga dapat mendorong investasi yang saling menguntungkan.

"ini kan salah satu kegiatan awal untuk mempererat kerjasama antara negara Islam sehingga ekonomi syariah betul-betul bertumbuh di negara-negara Islam,” ujar Menkeu.

Berita Terkini

See More