ANALIS MARKET (12/6/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound ke 5900-5950
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (11/6), ditutup turun 0.28% di level 5,886.03 dan disertai dengan net sell asing sebesar Rp252.65 Bn. Saham yang paling banyak di net sell asing adalah BBRI, DSSA, ASII, AMMN dan CUAN.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (11/6) setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan menyatakan bahwa Washington segera menandatangani kesepakatan dengan negara tersebut. sementara harga minyak terkoreksi karena meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi dari Timur Tengah. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,86%, S&P 500 melesat 1,75% dan Nasdaq Composite meningkat 2,54%. Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump mengatakan, AS dan Iran telah mencapai kesepakatan yang memastikan Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir. “Kami akan segera melakukan penandatanganan. Dokumennya sudah hampir final dan prosesnya akan selesai dalam waktu dekat,” ujar Trump. Di sisi lain, saham Intel melesat sekitar 9% setelah Bank of America menaikkan rekomendasi saham perusahaan tersebut dari ‘underperform’ menjadi ‘buy’. Selain itu, SpaceX dijadwalkan penawaran saham perdana berlangsung Jumat (12/6). Saham Oracle anjlok 8% setelah perusahaan mengumumkan rencana penggalangan dana tambahan sebesar US$20 miliar melalui penerbitan saham dan utang untuk membiayai ekspansi infrastruktur AI. Dari sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga produsen (PPI) naik 1,1% pada Mei, lebih tinggi dari konsensus sebesar 0,7%. Sementara inflasi inti tercatat 0,4%, sedikit lebih rendah dibandingkan konsensus sebesar 0,5%.
Di sisi lain, Bursa saham Asia mayoritas turun pada perdagangan Rabu (10/6), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah AS melancarkan serangan baru terhadap Iran. Pada saat yang sama, harga minyak dunia kembali menguat sehingga menyebabkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global dan prospek suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Indeks Nikkei Jepang melemah 1,9%, dan Topix turun 1,2%. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 4,5%, dan Kosdaq turun 1,7%. Selain itu, Hang Seng Hong Kong melemah 0,65%, Taiex Taiwan turun 3,3%, dan Shanghai Composite berkurang 0,2%, sedangkan ASX 200 Australia naik 0,6%.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Jumat (12/6), Karina Rusfidyawati selaku Retail Research Analyst BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG hari ini berpotensi short term teknikal rebound ke 5900-5950. Diperkirakan Support IHSG: 5780-5840 dan Resist IHSG: 5900-6000.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: EMAS, ENRG, TPIA, BBCA, ISAT dan MEDC.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
EMAS Spec Buy dengan area beli di 6825-6900, cutloss di bawah 6725. Target dekat di 7000-7150.
ENRG Spec Buy dengan area beli di 1365-1380, cutloss di bawah 1345. Target dekat di 1395-1430.
TPIA Spec Buy dengan area beli di 1765-1785, cutloss di bawah 1745. Target dekat di 1810-1850.
BBCA Spec Buy dengan area beli di 5775-5825, cutloss di bawah 5700. Target dekat di 5900-6050.
ISAT Spec Buy dengan area beli di 1880-1895, cutloss di bawah 1850. Target dekat di 1920-1970.
MEDC Spec Buy dengan area beli di 1205-1215, cutloss di bawah 1190. Target dekat di 1235-1260.
Disclaimer on




