See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
BEI, IHSG|analisa market|BNI Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin ditutup naik 0.5%, tapi masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp484 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BRPT, BBCA, CUAN, dan TPIA.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street ditutup melesat pada perdagangan Rabu (6/5). Kenaikan tersebut didorong optimisme pelaku pasar terhadap potensi kesepakatan damai AS dan Iran. Indeks S&P 500 melonjak 1,46%, Nasdaq Composite naik signifikan 2,02% dan Dow Jones Industrial Average melesat 1,24%. Sentimen positif disebabkan laporan Axios yang menyebutkan AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Kesepakatan tersebut dikabarkan mencakup moratorium pengayaan nuklir. Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa kesepakatan belum pasti tercapai. Bahkan, Trump memperingatkan potensi eskalasi konflik jika kesepakatan gagal. “Jika mereka tidak setuju, pemboman akan dimulai kembali dengan skala yang jauh lebih besar,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social. Di sisi lain, saham Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 18,6% setelah perusahaan merilis proyeksi kinerja Q2 optimistis dan melampaui ekspektasi pasar. ETF VanEck Semiconductor (SMH) naik 5%, dan Intel menguat 4,5%.
Di sisi lain, Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan Rabu (6/5). Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,22%, Taiex Taiwan naik 0,91% dan ASX 200 Australia melesat 1,30%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 6,45%, sedangkan Kosdaq turun 0,29%. Saham-saham unggulan Samsung Electronics dan SK Hynix mencapai rekor tertinggi, masing-masing naik lebih dari 14% dan 10%. Selain itu, FTSE Straits Times naik 0,14% dan FTSE Malay KLCI menguat 0,54%. Sementara itu, pasar saham Jepang tutup karena libur. Di sisi lain, sebagai sinyal bahwa upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis Timur Tengah berjalan sesuai rencana, Presiden Donald Trump mengatakan upaya AS untuk memandu kapal keluar dari Selat Hormuz telah dihentikan sementara. “Kami telah sepakat bersama bahwa, meskipun Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Proyek Freedom akan dihentikan sementara untuk jangka waktu singkat untuk melihat apakah Perjanjian tersebut dapat diselesaikan dan ditandatangani,” kata Trump dalam unggahannya di Truth Social.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Kamis (07/5), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi akan mencoba tes break resistance di 7100-7150. Hati-hati jika gagal break, masih berpotensi koreksi kembali ke 6850-7000. Diperkirakan Support IHSG: 6950-7000 dan Resist IHSG: 7100-7150.”
Selanjutnya disebutkan Trading Idea hari ini, yaitu: ELSA, MINA, EMAS, VKTR, DEWA, dan ADMR.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;
ELSA Spec Buy dengan area beli di 750-765, cutloss di bawah 740. Target dekat di 780-800.
MINA Spec Buy dengan area beli di 384-390, cutloss di bawah 380. Target dekat di 398-408.
EMAS Buy if Break 8850, dengan target dekat di 9000-9175. Cutloss di bawah 8500.
VKTR Spec Buy dengan area beli di 945-960, cutloss di bawah 940. Target dekat di 980-1000.
DEWA Spec Buy dengan area beli di 505-520, cutloss di bawah 500. Target dekat di 530-550.
ADMR Spec Buy dengan area beli di 1845-1880, cutloss di bawah 1830. Target dekat di 1910-1930.
Disclaimer on