See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
analisa market|BBNI, BNI Sekuritas|pasar saham|IHSG
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG minggu lalu (30/4),ditutup turun 2.03%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1.65 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, BMRI, ANTM dan GOTO.
Sementara itu, Wall Street ditutup bervariasi dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat ke rekor penutupan tertinggi, didorong oleh pendapatan yang kuat dan penurunan harga minyak mentah. Jumat (1/5), indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,31%, S&P 500 menguat 0,29%, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,89%. Sementara itu, data ekonomi menunjukkan aktivitas pabrik AS meningkat pada bulan April, namun komponen harga yang dibayarkan - prediktor inflasi - melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun, menurut Institute for Supply Management. Di sisi lain, saham Apple naik 3,3% setelah perusahaan memberikan perkiraan penjualan yang solid, seiring permintaan yang kuat untuk iPhone 17 dan MacBook Neo. Saham Atlassian menaikkan perkiraan tahunannya, perusahaan tersebut melonjak 29,6%. Saham-saham sejenis, Salesforce dan ServiceNow, masing-masing naik 4,1% dan 3,2%. Roblox turun 18,3% setelah memangkas perkiraan pemesanan tahunannya. Reddit melonjak 13,1% setelah perkiraan pendapatan triwulanan yang optimis. Laba triwulanan Exxon Mobil tertekan oleh gangguan di Timur Tengah, sementara Chevron melampaui ekspektasi pendapatan namun laba keseluruhan mencatatkan level terendah dalam lima tahun, masing-masing turun 1,0% dan 1,4%.
Di sisi lain, Bursa saham di Australia dan Jepang naik pada Jumat (1/5) atau bertepatan dengan Hari Buruh (May Day) 1 Mei. Hal ini menyusul kenaikan pada bursa saham AS, Wall Street yang membuat indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite menguat dan mencapai titik tertinggi baru. Indeks saham Nikkei 225 Jepang sedikit menguat 0,38%, dan Topix naik moderat 0,04%. Sementara, indeks S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,74%.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Senin (04/5), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi teknikal rebound ke 7000-7050, tapi masih rentan untuk melanjutkan koreksi sepanjang belum berhasil break di atas 7150. Diperkirakan Support IHSG: 6850-6900 dan Resist IHSG: 7000-7050.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BBCA, INET, BRPT, BUVA, ENRG, dan BWPT.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
BBCA Spec Buy dengan area beli di 5850, cutloss di bawah 5750. Target dekat di 5950-6050.
INET Spec Buy dengan area beli di 298, cutloss di bawah 288. Target dekat di 308-314.
BRPT Spec Buy dengan area beli di 1815-1835, cutloss di bawah 1800. Target dekat di 1885-1925.
BUVA Spec Buy dengan area beli di 1030-1050, cutloss di bawah 1000. Target dekat di 1070-1100.
ENRG Spec Buy dengan area beli di 1660-1700, cutloss di bawah 1620. Target dekat di 1720-1765.
BWPT Spec Buy dengan area beli di 130-134, cutloss di bawah 129. Target dekat di 140-147.
Disclaimer on