See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
FAC Sekuritas|analisa market|BEI, IHSG
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (8/5), IHSG ditutup melemah -204,93 poin (-2,86%) ke level 6.969,40.
IHSG mengalami penurunan yang dipicu oleh kombinasi faktor internal dan eksternal.
Secara internal, pelemahan ini terjadi karena banyaknya investor yang melakukan aksi ambil untung (profit taking) serta adanya kekhawatiran pasar terhadap rencana Pemerintah merevisi aturan (PP 19/2025) yang berpotensi menaikkan royalti batubara dan mineral, termasuk wacana penerapan skema bagi hasil sektor tambang yang menyerupai industri migas.
Sementara itu, dari sisi eksternal, sentimen negatif datang dari meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah setelah serangan militer Amerika Serikat ke Iran, yang memicu ketidakpastian global mengenai kapan konflik tersebut akan berakhir.
Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat, seperti DJIA (+0,02%), S&P 500 (+0,84%), & Nasdaq (+1,71%).
Kenaikan bursa saham Amerika Serikat pada Jumat lalu utamanya didorong oleh kombinasi data ekonomi yang solid dan antusiasme sektor teknologi.
Dari sisi makroekonomi, laporan tenaga kerja AS tampil lebih perkasa dari perkiraan dengan penambahan 115.000 lapangan kerja baru dan tingkat pengangguran yang stabil, sehingga memberikan keyakinan kepada investor bahwa ekonomi masih cukup tangguh.
Selain itu, optimisme terhadap belanja kecerdasan buatan (AI) memicu lonjakan harga saham perusahaan semikonduktor seperti Micron dan Sandisk, yang kemudian mengangkat indeks Nasdaq dan S&P 500 ke level rekor tertinggi.
Meskipun terdapat ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, pasar cenderung tenang karena gencatan senjata yang dilaporkan masih bertahan, sehingga fokus investor tetap tertuju pada kinerja laba perusahaan yang kuat dan momentum positif di sektor teknologi.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah terbatas,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Senin (11/5).