Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah
Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (7/4/2026) dipicu tanda-tanda perkembangan positif upaya perdamaian di Timur Tengah.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 85,42 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 46.584,46. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 5,02 poin menjadi 6.616,85. Indeks komposit Nasdaq meningkat 21,51 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 22.017,85.
Ketiga indeks saham utama AS pulih dari kerugian besar di awal sesi setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menulis di akun X miliknya bahwa upaya diplomatik untuk penyelesaian damai perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah berjalan dengan stabil.
Sharif mendesak Trump untuk memperpanjang tenggat waktu Iran selama dua minggu dan meminta Iran untuk membuka Selat Hormuz untuk jangka waktu yang sama sebagai isyarat niat baik.
Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, indeks layanan komunikasi menikmati peningkaan persentase terbesar, sedangkan indeks kebutuhan primer konsumen paling anjlok.
Indeks Dow Transports dan semikonduktor mengalami peningkatan yang signifikan.
Saham UnitedHealth melambung 9,4 persen, sedangkan saham Humana dan CVS Health masing-masing melonjak 7,9 persen dan 6,7 persen, setelah pemerintah AS mengumumkan akan meningkatkan pembayaran terhadap perusahaan asuransi yang menawarkan Medicare Advantae terhadap manual.
Saham perusahaan teknologi Apple merosot 2,1 persen usai Nikkei Asia melaporkan bahwa ponsel pintar lipat yang dikembangkan Apple mengalami hambatan engineering.
Saham Broadcom melambung 6,2 persen usai menandatangani kespakatan jangka panjang dengan Alphabet untuk mengembangkan chip AI dan komponen lainnya.
Saham Intel meningkat 4,2 persen dipicu rencana bergabung dalam proyek chip Terafab AI dengan SpaceX, Tesla, dan xAI.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange stabil jelang tenggat waktu yang diberikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Iran untuk membuka blokade Selat Hormuz. Harga emas untuk pengiriman April 2026 tetap US$4.684,7 per ons.
Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 1 persen, dipicu pelemahan saham sektor pertahanan dan kesehatan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 87,5 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 10.348,79. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 246,49 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 22.921,59.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 111,6 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 17.444,3. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 53,65 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 7.908,74.
Nilai tukar poundsterling menguat 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi 1,3278 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1475 euro per pound.

